FIFA telah melakukan peninjauan beberapa stadion yang akan digunakan untuk ajang Piala Dunia U-17 di Indonesia. Peninjauan yang dilakukan pada Minggu (30/7/2023) lalu itu dilakukan untuk memantau kesiapan yang dimiliki stadion tersebut untuk ajang sepakbola dunia November mendatang.
Salah satu stadion yang bakal dijadikan venue adalah Stadion Si Jalak Harupat yang berlokasi di Bandung, Jawa Barat.
Memiliki jarak sekitar 25 kilometer dari pusat Kota Bandung, berikut ulasan singkat mengenai Stadion Si Jalak Harupat.
Stadion Si Jalak Harupat merupakan stadion milik Pemerintah Kabupaten Bandung yang berlokasi di Kutawaringin, Bandung, Jawa Barat.
Pembangunan stadion ini dimulai pada Januari 2003 di masa kepemimpinan Bupati Obar Subama. Stadion ini diresmikan pada 26 Juni 2005, bertepatan dengan Harlah Kabupaten Bandung ke 364 oleh Agum Gumelar selaku Ketum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).
Nama Si Jalak Harupat sendiri diambil dari nama julukan salah satu pahlawan nasional Indonesia yakni Otto Iskandardinata.
Pemilihan nama Si Jalak Harupat dinilai tepat, mengingat Otto Iskandardinata merupakan pahlawan yang berasal dari Bojongsoang, Bandung.
Dihimpun dari beberapa sumber, pembangunan stadion ini telah menelan dana mencapai Rp 67 miliar.
Berkapasitas penonton hingga 40 ribu orang, rumput yang digunakan di arena utama berjenis zoyzia matrella lin mer, rumput jenis ini memang sering digunakan untuk lapangan sepakbola terutama di daerah tropis seperti Asia Tenggara.
Baca Juga: FIFA Langsung Incar JIS saat Inspeksi Stadion Piala Dunia U-17 2023 Hari Ini
Stadion Si Jalak Harupat pernah menjadi calon bakal stasion yang akan digunakan untuk Piala Asia AFC tahun 2007, sebagai pendamping Stadion Gelora Bung Karno (GBK). Namun tak mendapat verifikasi AFC karena saat itu Si Jalak Harupat masih memiliki banyak kekurangan yang harus dibenahi.
Meski begitu, pada tahun 2008 Stadion Si Jalak Harupat pernah digunakan untuk Piala Suzuki AFF. Pada saat itu, pertandingan penyisihan grup terakhir harus digelar bersamaan. Oleh karenanya, Stadion Si Jalak Harupat digunakan bersamaan dengan Gelora Bung Karno.
Stadion Si Jalak Harupat sempat dilakukan beberapa kali renovasi, salah satunya ialah saat akan digunakan untuk ajang Piala Dunia U-20 di Indonesia yang kemudian dibatalkan. Bahkan renovasi telah usai sejak Maret 2023 lalu.
Sampai saat ini, Si Jalak Harupat digunakan sebagai markas Persib.