Bali United gagal total di ajang putaran final Liga Champions Asia. Serdadu Tridatu harus mengakui kedigdayaan sang lawan Lee Man FC dengan skor mencolok 5-1.
Para pemain Lee Man tampak begitu mudah membobol gawang Bali United. Laga baru berjalan 8 menit, gelandang Mitchell Paulissen sukses membawa Lee Man unggul 1-0.
Bali United sempat membangun asa usai berhasil menyamakan kedudukan jadi 1-1 hanya berselang tiga menit usai kebobolan gol pertama. Gol itu didapat dari 'hadiah' pemain Lee Man lewat gol bunuh diri Tsui Wang Kit.
Namun setelahnya, Lee Man bermain menggila, mereka kembali unggul 2-1 di menit 13. Hingga babak kedua selesai, Lee Man sukses membobol gawang Bali United dengan gelontoran lima gol! Pertandingan pun berakhir dengan skor 5-1.
Hasil ini membuat Bali United gagal lolos ke putaran final Liga Champions Asia. Juara Liga 1 2022 itu otomatis turun kasta ke AFC Cup bersama dengan PSM Makassar.
Dilansir dari Goal, gelandang Lee Man FC Mitchel Paulissen mengaku kaget dengan kemenangan telak 5-1 yang mereka peroleh atas Bali United dalam pertandingan babak pendahuluan play-off Liga Champions Asia (LCA), Rabu (16/8/2023) malam WIB, di Stadion Hong Kong itu.
Paulissen memperlihatkan performa apik di pertandingan ini, dan menyumbang dua gol bagi Lee Man pada menit kedelapan dan 56. Sedangkan tiga gol lainnya dihasilkan melalui Gil Martins, Everton Camargo, dan Jose Angel.
Pemain asal Belanda tersebut sejak awal memperkirakan pertandingan akan berlangsung ketat. Namun pada akhirnya mereka tampil sebagai pemenang, dan akan menghadapi klub asal Jepang, Urawa Reds Diamond di babak play-off untuk memperebutkan tiket ke fase grup.
“Saya tidak memprediksi kami akan bisa menang dengan selisih gol yang besar sebelum pertandingan. Tapi amtmosfer di pertandingan ini sangat luar biasa. Itu adalah malam yang baik untuk para fans Hong Kong. (Tapi) Ini baru titik awal,” tutur Paulissen.
Baca Juga: Amini Mendilibar, Guardiola Akui Man City Bakal Kalah Andai Sevilla Lakukan Hal Ini
“Pertandingan ini (melawan Urawa) akan menjadi laga yang sulit, tapi kami tanpa beban. Tentu saja ini bukan laga studi banding, karena kami akan melakukan terbaik untuk menjadi tim kedua Hong Kong (setelah Kitchee) yang bermain di fase grup.”
Pujian kepada Paulissen diberikan Tsang Chiu Tat. Pelatih Lee Man ini mengungkapkan kegembiraannya dua legiun asing yang tampil di laga tadi terlihat sudah menyatu dengan tim. Paulissen dan Henri Anier merupakan dua wajah baru yang didatangkan Lee Man untuk musim 2023/24.
“Mereka bekerja keras untuk berintegrasi ke dalam tim secepat mungkin. Saya sangat senang mereka telah menunjukkan standar mereka, dan berharap untuk melakukan upaya yang lebih kuat,” kata Chiu Tat.