Penyerang Manchester United, Antony Santos, dicoret dari timnas Brasil untuk laga kualifikasi Piala Dunia 2026. Keputusan ini diambil oleh Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) pada Selasa (5/9/2023) setelah sang pemain dituduh melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
CBF menjelaskan bahwa keputusan mencoret Antony Santos diambil untuk menghormati proses hukum yang tengah berjalan.
"Kami memahami bahwa ini adalah situasi yang sensitif, dan kami mengambil keputusan ini untuk menghormati proses hukum yang sedang berlangsung," kata CBF dalam pernyataan resminya.
Antony Santos dituduh melakukan kekerasan terhadap mantan kekasihnya, Gabriela Cavallin. Cavallin mengklaim memiliki bukti atas kekerasan yang dilakukan Antony terhadapnya.
Antony Santos membantah tuduhan tersebut. Ia mengatakan bahwa tuduhan tersebut tidak benar dan bahwa ia akan membuktikannya di pengadilan.
"Untuk menghormati penggemar, teman, dan keluarga saya, saya merasa berkewajiban untuk berbicara secara terbuka tentang tuduhan bohong yang dilakukan yang menjadi korbannya," tulis Antony di Instagram story.
Untuk gantikan Antony Santos yang lagi bermasalah hukum, CBF memanggil Gabriel Jesus.
Jesus sebelumnya telah dipilih dalam daftar 36 pemain yang sudah dikirim ke FIFA.
Baca Juga: Doddy Sudrajat Sesumbar Keluar Duit Banyak Demi Mayang Jadi Artis, Fuji Disindir Cuma Modal Endorse