Ketua Umum Prabowo Subianto rupanya sudah mulai memiliki janji-jani manis jika terpilih sebagai Presiden RI di Pilpres 2024. Hal ini terungkap dari pernyataan adik Prabowo, Hashim Djojohadikusumo.
Salah satu janji Prabowo adalah memberikan program makan gratis untuk anak-anak dan ibu hamil. Namun, rencana program itu justru mendapatkan kritikan pedas dari pegiat media sosial, Jhon Sitorus.
Melalui akun Twitternya atau X, @Miduk17, Jhon Sitorus membagikan pemberitaan mengenai rencana Prabowo. Dalam judul berita, tertulis jika program Prabowo yang mau menggratiskan makan akan dan ibu hamil membutuhkan anggaran negara sekitar Rp 400 triliun.
Jhon Sitorus pun menyebut baik Prabowo dan Hashim sama-sama miskin kreativitas. Menurutnya, Menteri Pertahanan RI itu tidak bisa mencontoh cara Presiden Jokowi dalam membuat program yang menguntungkan rakyat.
"Kakak adik sama aja, sama-sama miskin kreativitas. Saya kira Prabowo benar-benar bisa mengadopsi cara Jokowi membuat program produktif, ternyata tidak," kritik Jhon Sitorus dalam cuitannya pada Kamis (7/9/2023).
Jhon Sitorus melanjutkan, rakyat sekarang ini sudah lebih pintar dan tidak bisa dibohongi. Karena itu, ia menyemprot janji manis Prabowo itu yang dinilai bak kampanye era 80-an.
"Faktanya, programnya makin usang seperti kampanye caleg di desa-desa tahun 80an. Tapi rakyat sudah cerdas, tak semudah itu mau dibohongi," pungkas Jhon Sitorus.
Kritikan yang diutarakan oleh loyalis Ganjar Pranowo ini langsung menuai atensi luas warganet. Hingga berita ini dipublikasikan, cuitannya sudah dibaca ribuan kali dan mendapat ratusan tanda suka. Warganet juga menyerbu kolom komentar dengan beragam pendapat.
"Proyek empuk tuh, pengadaan atau hibah habis pakai," sentil warganet.
Baca Juga: AFC Resmi Coret Vietnam dari Piala Asia U-23 2024 Hari Ini, Benarkah?
"Gak masuk akal," sahut warganet.
"Asyik makan gratis tapi pas demo aja," sindir lainnya.
"Program yang aduhai jahatnya," celetuk warganet.
"Barangkali 5 tahun masa jabatan semua APBN diarahkan buat subsidi-subsidi, sehingga semua pembangunan fhisik infrastruktur yang dirintis Pak Jokowi akan dimangkrakkan," komentar warganet.
"Bukan hanya si kakak adik, tapi capres satunya (si pengalih perhatian) juga membuat program 'ngoyoworo', mengada-ada. Bisa dibayangkan berapa nilai sabetan proyek anggaran ini bila dijalankan? Ampun ya Allah, kenapa capres kok programnya begini amat?" kritik warganet.
"Yang penting narik suara dulu. Kalau dah menang pakai senjatanya Anies 'dulu janji nya apa ya'," tambah yang lain.