Suara Denpasar- Istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi hingga kini masih belum banyak memberikan keterangan terkait dengan kasus kematian Brigadir Joshua.
Pun demikian dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) tempat dia meminta perlindungan juga belum banyak memberikan respon.
Dalam dua kali pertemuan dengan LPSK, Putri Candrawathi belum banyak memberikan respon terkait degan dugaan pelecehan yang dialami.
"Beliau mengajukan permohonan karena butuh perlindungan, asumsinya ya. Kalau butuh perlindungan tentu namanya juga meminta, pasti ada sesuatu hal yang mau ditanya, ya respons dong," kata Wakil Ketua LPSK, Edwin Partogi Pasaribu.
Karena belum banyak mendapatkan keterangan, LPSK hingga kini belum menentukan soal asesmen istri Ferdy Sambo.
Dia mengaku bingung dengan kondisi Putri Candrawathi.
"Ya bagaimana ya, dalam dua pertemuan kita tidak mendapatkan respon yang berarti ya," ucapnya.
Kata dia jika merujuk pada pengalaman psikolog dan psikiater LPSK yang dihadirkan pada asesmen pertama.
Putri diyakini dalam kondisi yang traumatis, namun pihak LPSK tak mengerti terkait penyebabnya.
Baca Juga: Akhirnya Muncul, Istri Ferdy Sambo Putri Candrawathi Mengatakan Saya Percaya
"Reaksi dari ibu PC itu dari penampakan yang terlihat, bahwa dia menangis bersedih yang berkepanjangan segala macam. Menurut psikolog dan psikiater kami, itu kalau nggak salah bukan kepura-puraan," jelasnya.
"Artinya memang ada situasi traumatis, walaupun kami psikolog, psikiaternya, tidak tahu ini penyebabnya yang mana. Tapi saran dari psikiater kami, ada baiknya segera dilakukan tindakan pengobatan," imbuhnya.
Terkait dengan kasus ini, sudah ada 12 orang personel kepolisian yang kini ditahan di Mako Brimob. Kasus ini masih terus bergulir. (PMJ News)