SUARA DENPASAR – Nama Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mohammad Fadil Imran kembali mencuat di tengah kasus pembunuhan Brigadir Joshua. Dia sempat memeluk dan mencium kening tersangka pembunuhan Brigadir Joshua Irjen Pol Ferdy Sambo.
Belakangan, namanya semakin riuh setelah profil dan biodatanya di Wikipedia diubah seseorang dengan menyebut Fadil Imran pernah menerima suap dari Ferdy Sambo, terkait kasus kematian Brigadir J. Kasus ini dilaporkan ke polisi.
Terlepas dari persoalan tersebut, berikut profil Fadil Imran, dari asal, istri, anak, rekam jejaknya hingga harta kekayaan jenderal bintang dua ini.
Asal hingga Rekam Jejak
Dilansir dari suara.com 28 Juli 2022, Irjen Pol Mohammad Fadil Imran berasal atau lahir di Makassar, Sulawesi Selatan pada 14 Agustus 1968. Fadil Imran menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya sejak 16 Desember 2020.
Fadil Imran sempat menjadi Kapolda Jawa Timur hanya lima bulan pada 1 Mei 2020. Dia menjadi Kapolda Metro Jaya pada 16 Desember 2020 setelah menggantikan Nana Sudjana yang lalai menegakkan protokol Kesehatan (prokes) dalam penanganan Covid-19.
Fadil Imran lulusan Akpol Angkatan 1991 (AKABRI) dan berpengalaman sebagai reserse. Dia memiliki istri bernama Ina Adiati, dan dua anak bernama Wulan Purnamasari dan Farah Puteri Nahlia.
Salah satu anaknya, Farah Puteri Nahlia merupakan politikus Partai Amanat Nasional (PAN) yang kini anggota Komisi I DPR RI. Farah merupakan anggota DPR RI termuda, yakni berusia 26 tahun pada 2022 atau usia 23 saat pertama kali jadi anggota DPR RI dari Dapil Jabar IX.
Irjen Pol Fadil Imran pernah menangani kasus besar dan menyita perhatian publik. Di antaranya mutilasi dengan pelaku Ryan Jombang (2008), penangkapan Hercules dan John Kei (2013) hingga membongkar sindikat Saracen (2017).
Baca Juga: Apakah Gol Dewangga ke Persib Bandung Sah? Lihat Aturan Law of The Game FIFA
Beberapa jabatan strategis pernah dipegang Fadil Imran, antara lain:
- Wakasat Sabhara Polres Metro Jakarta Barat
- Kapolsek Metro Cengkareng (1999)
- Kapolsek Metro Tanah Abang (2002)
- Kasat III Dit Reskrimum Polda Metro Jaya (2008)
- Kapolres KP3 Tanjung Priok (2008)