Awas! Geng Sambo Terindikasi Lakukan Perlawanan ke Timsus, Prakondisi Lewat Medsos

Suara Denpasar

Minggu, 14 Agustus 2022 | 21:44 WIB
Awas! Geng Sambo Terindikasi Lakukan Perlawanan ke Timsus, Prakondisi Lewat Medsos
Mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Pol Ferdy Sambo, tersangka pembunuhan Brigadir Joshua. (Youtube divpropam polri)

SUARA DENPASAR - Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santosa mencium indikasi adanya perlawanan Geng Sambo atau Ferdy Sambo terhadap tim khusus (timsus) yang menyelidiki kasus pembunuhan Brigadir Joshua atau Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Geng Sambo ini akan melakukan perlawanan dengan cara menebar isu negatif tentang pejabat polisi yang mengungkap perbuatan Sambo. Sebagai prakondisi, perlawanan itu akan melalui media sosial (medsos) dengan menyerang pejabat polisi yang memeriksa Geng Sambo.

"Kan nanti prakondisi-nya bisa menggunakan sosmed," jelas Sugeng Teguh Santoso kepada wartawan, Minggu, 14 Agustus 2022.

Diketahui, saat ini sudah ada tiga tersangka pembunuhan Brigadir Joshua. Yakni Ferdy Sambo, Bharada Richard Eliezer (E), Bripka Ricky Rizal (RR), dan Kuwat Maruf.

Namun, dalam kasus ini, melibatkan juga puluhan anak buah atau Geng Sambo yang diduga melanggar kode etik kepolisian dalam penanganan kasus penembakan terhadap Brigadir Joshua. Geng Sambo ini mulai mengintimidasi timsus yang sedang memeriksa Sambo dkk.

"Jadi mereka dari kelompok Ferdy Sambo, mau intimidasi dengan membuka borok-borok personal di Tim Khusus. Tapi Tim Khusus cuek gituloh,” jelas Sugeng.

Sugeng mengaku belum tahu akan seperti ap acara Geng Sambo melawan timsus atau personel pejabat kepolisian yang sedang menyidik Sambo maupun gengnya yang saat ini sedang diperiksa terkait pelanggaran kode etik kepolisian.

Yang jelas, dia mendapat informasi bahwa Geng Sambo sedang melakukan upaya bargaining atau tawar-menawar dengan timsus.

"Mereka sekarang ini sedang berupaya membuat bargaining dari kelompok Ferdy Sambo. Membuat bargaining, jangan ada lagi yang kena," ungkapnya.

baca juga

Maksud Sugeng adalah, agar masalah kematian Brigadir Joshua hanya berhenti di empat tersangka. Tidak merembet ke sejumlah pejabat tinggi di kepolisian yang saat ini sedang diperiksa dalam kasus kode etik.

Apalagi, sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sudah memerintahkan selain timsus bekerja, juga ada tim inspektorat khusus (Itsus) khusus yang menangani kode etik. Dalam penanganan pelanggaran kode etik ini bersinergi dengan kemungkinan mereka dijerat dalam pidana.

Contohnya terkait CCTV di rumah Sambo yang sempat dinyatakan rusak, kemudian disebut diganti dekodernya, dan akhirnya kini sudah ditemukan timsus sebagai salah satu barang bukti kasus pembunuhan Brigadir Joshua.

Menurut Sugeng, tawar-menawar itu dilakukan sebagai upaya agar tidak ada pihak lain dari kubu Ferdy Sambo yang terseret lagi, dan juga kepada sejumlah orang yang diduga terlibat dalam skenario kematian Brigadir J hanya berhenti pada sidang etik, bukan pidana.

Atas potensi perlawanan Geng Sambo, Sugeng pun menyarankan masyarakat mendukung penuh kerja Timsus menyidik kasus pembunuhan Brigadir Joshua.

"Kita harus dukung Timsus dan para personel Timsus. Kita abaikan dulu narasi-narasi yang menyerang Timsus. Supaya kita fokus penyelesaian kasus Sambo. Timsus jangan bargaining dengan mereka," ujarnya.

Sampai saat ini, memang sudah ada 36 personel kepolisian yang sedang diperiksa Itsus dalam dugaan pelanggaran etik. Dari jumlah itu, 16 personel Polri sudah ditahan di tempat khusus (patsus).

"Sambo dan 31 orang yang sukarela terjun ke jurang ini adalah mafia. Karena apa? Mafia kan kerjanya bergerak dalam dunia kejahatan. Yang mereka lakukan kan jahat," kata Sugeng dilansir dari suara.com. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sebelum Ditembak, Brigadir Joshua Berjongkok dan Dijambak Ferdy Sambo, Putri di Kamar

Sebelum Ditembak, Brigadir Joshua Berjongkok dan Dijambak Ferdy Sambo, Putri di Kamar

Denpasar | Minggu, 14 Agustus 2022 | 20:33 WIB

Timsus ke Magelang Telusuri TKP Awal, Bermula dari Keterangan Istri Ferdy Sambo Putri Candrawathi

Timsus ke Magelang Telusuri TKP Awal, Bermula dari Keterangan Istri Ferdy Sambo Putri Candrawathi

Denpasar | Minggu, 14 Agustus 2022 | 18:35 WIB

Di Mana Posisi Putri Candrawathi saat Brigadir Joshua Ditembak? Akhirnya Terkuak

Di Mana Posisi Putri Candrawathi saat Brigadir Joshua Ditembak? Akhirnya Terkuak

Denpasar | Minggu, 14 Agustus 2022 | 16:30 WIB

Terkini

Legenda Barcelona Rafael Marquez Jadi Pelatih Timnas Meksiko

Legenda Barcelona Rafael Marquez Jadi Pelatih Timnas Meksiko

Bola | Kamis, 09 Juli 2026 | 09:11 WIB

Didier Deschamps Belum Puas Meski Prancis Cetak 14 Gol, Minta Les Bleus Lebih Kejam Lawan Maroko

Didier Deschamps Belum Puas Meski Prancis Cetak 14 Gol, Minta Les Bleus Lebih Kejam Lawan Maroko

Bola | Kamis, 09 Juli 2026 | 09:06 WIB

Gunung Kawi Terkenal dengan Apa? Ini Daya Tarik Alam, Mistis, dan Spiritual

Gunung Kawi Terkenal dengan Apa? Ini Daya Tarik Alam, Mistis, dan Spiritual

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 09:05 WIB

TNI Buka Suara soal Prajurit Bersenjata di Rumah Jampidsus: Bukan Terkait Penyidikan

TNI Buka Suara soal Prajurit Bersenjata di Rumah Jampidsus: Bukan Terkait Penyidikan

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 09:03 WIB

Aksi Berjalan di Atas Bara Api Warnai Perayaan Shejit Dewa Bumi di Bekasi

Aksi Berjalan di Atas Bara Api Warnai Perayaan Shejit Dewa Bumi di Bekasi

Foto | Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00 WIB

Bukan Bengkel Perbaikan! Pesantren Tak Bisa Gantikan Peran Orang Tua

Bukan Bengkel Perbaikan! Pesantren Tak Bisa Gantikan Peran Orang Tua

Your Say | Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00 WIB

Skandal KUR Fiktif Jember: Negara Tekor Rp41 Miliar, Eks Pimpinan Bank Jadi Tersangka

Skandal KUR Fiktif Jember: Negara Tekor Rp41 Miliar, Eks Pimpinan Bank Jadi Tersangka

Jatim | Kamis, 09 Juli 2026 | 08:57 WIB

Saldo E-Wallet Kini Bisa Sekalian Nabung, 2,3 Juta Orang Pakai OVO Nabung by Superbank

Saldo E-Wallet Kini Bisa Sekalian Nabung, 2,3 Juta Orang Pakai OVO Nabung by Superbank

Tekno | Kamis, 09 Juli 2026 | 08:56 WIB

3 Tablet dengan Stylus Pen dan Keyboard Termurah untuk Produktivitas Tinggi

3 Tablet dengan Stylus Pen dan Keyboard Termurah untuk Produktivitas Tinggi

Tekno | Kamis, 09 Juli 2026 | 08:44 WIB

Bank Danamon Proyeksikan Simpanan Valas Naik hingga 60 Persen, Ini Pendorong Utamanya

Bank Danamon Proyeksikan Simpanan Valas Naik hingga 60 Persen, Ini Pendorong Utamanya

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 08:40 WIB

×