Suara Denpasar - Sebanyak 8 anggota TNI dari Brigif 20 Timika diduga membunuh empat warga di Papua. Korban setelah dihilangkan nyawanya lalu dimutilasi.
Kasus ini saat ini masih diselidiki. Adapun mereka yang terlibat adalah 12 orang, termasuk 8 anggota TNI.
Direktur Reskrimum Polda Papua Kombes Pol Faizal Rahmadani mengatakan keempat korban mutilasi belum dipastikan sebagai bagian dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
"Belum didalami adanya dugaan keterlibatan keempat korban dengan KKB, karena masih diselidiki," kata dia, Jumat (9/2/2022).
Polisi, kata dia, masih melakukan penyelidikan terkait ada atau tidaknya keterkaitan korban dengan KKB.
Hingga saat ini identitas masing-masing korban belum diketahui. Sementara jenazah korban kini masih disemayamkan di RSUD Timika.
"Karena menunggu hasil identifikasi yang dilakukan Puslabfor Polda Papua." kata dia.
Dia mengatakan dibutuhkan waktu sekitar sepekan untuk memastikan identitas keempat jasad korban.
Kasus pembunuhan dengan cara mutilasi diduga dilakukan 12 orang pelaku, delapan di antaranya anggota Brigif 20 Timika.
Baca Juga: Tragis Karier Kompol Chuck Putranto, Anak Jenderal Polisi yang Dipecat Gara-gara Ikut Geng Sambo
Para korban yang dilaporkan menjadi korban, yaitu Arnold Lokbere, Irian Nirigi, Leman Nirigi, dan seorang korban lainnya yang belum diketahui identitasnya.
Korban dibunuh Senin (22/8) sekitar pukul 21.50 WIT di kawasan SP 1, Distrik Mimika Baru. Kemudian jasadnya dibuang di sekitar Sungai Kampung Pigapu, Distrik Iwaka, Timika.(Antara)