Suara Denpasar - Presiden Jokowi dan Gubernur DKI Jakarta ikut disebut oleh Nikita Mirzani di akun instagramnya.
Kedua nama pejabat Indonesia itu 'tercatut' dalam komentar Nyai Nikita usai Najwa Shihab lapor polisi.
Diketahui, Najwa Shihab melaporkan kasus peretasan website Narasi bernada ancaman 'Diam atau Mati' ke Bareskrim Mabes Polri.
"Polisi lagi sibuk ngurusin banyak kasus di Indonesia," kata Nikita Mirzani dikutip dari InstaStorynya, Sabtu 1 Oktober 2022.
Menurut Nikita Mirzani, kasus peretasan itu kalah penting dibanding kasus besar lain yang kini ditangani Bareskrim Polri.
"Kalau cuma soal kasus diretas narasi loe, orang-orang loe, itu mah laporan sampah. Gak guna, gak penting," ucap Nikita Mirzani.
Ia menilai bahwa sebelumnya Najwa Shihab kerap mengkritik Presiden Jokowi.
"Lagian loe posting selalu menjatuhkan kepala negara republik Indonesia," tuturnya.
Ia menyoroti banyaknya postingan Najwa Shihab tentang pemerintahan Joko Widodo.
Baca Juga: Najwa Shihab Laporkan Ancaman 'Diam Atau Mati' ke Polisi, Nikita Mirzani: Laporan Sampah...
"Lihat noh berapa banyak pak Jokowi loe posting di akun Narasi loe yang loe jatuhin dengan caption," terangnya.
Kemudian, ia membandingkan dengan sosok Anies Baswedan yang dianggap Nikita Mirzani 'tak disentuh' oleh Najwa Shihab.
"Anis Baswedan aja gak pernah tuh masuk ke berita loe setiap hari. Gak pernah tuh loe komenin ngaco ngacoan ape," ungkapnya.
Namun, banyaknya sindiran Nikita Mirzani itu ternyata tidak ditanggapi oleh Najwa Shihab.***