Hotman Paris Klaim 5 Kg Sabu untuk Pancing Pembeli Narkoba, Skenario Selamatkan Teddy Minahasa?

Suara Denpasar

Rabu, 26 Oktober 2022 | 10:12 WIB
Hotman Paris Klaim 5 Kg Sabu untuk Pancing Pembeli Narkoba, Skenario Selamatkan Teddy Minahasa?
Hotman Paris Hutapea, pengacara Teddy Minahasa mengklaim kliennya tak bersalah. (Isnatagram @hotmanparisofficial)

Suara Denpasar – Hotman Paris Hutapea, pengacara dari mantan Kapolda Sumbar, Irjen Teddy Minahasa, mulai koar-koar soal barang bukti narkoba 5 kg yang ditukar dengan tawas. Dia mengklaim Teddy Minahasa tidak bermaksud menjual narkoba untuk keuntungaan pribadi, melainkan untuk memancing pembeli dan menangkapknya.

Hotman mengklaim Teddy Minahasa tidak bersalah dari penangkapan oleh Polda Metro Jaya terhadap sejumlah orang dalam jaringan narkoba di Jakarta Utara. Dia mengatakan, apabila Teddy berniat menjual sabu-sabu tersebut, Teddy tidak akan menunjukkan barang bukti saat merilis tangkapan 41 kg sabu-sabu yang dilakukan di Polres Bukittinggi.

"Jadi, kalau memang niat mau menjual kenapa diumumkan. Itu resmi diumumkan pada waktu press release barang bukti di depan Polres Bukittingi," kata Hotman Paris dikutip dari channel YouTube Kabar Siang pada Selasa (25/10/22).

Hotman mengakui Teddy meminta kepada AKBP Dody Prawiranegara agar barang bukti seberat 5 kg disisihkan. Dari keterangan polisi sebelumnya, sabu-sabu 5 kg itu atas perintah Teddy ditukar dengan tawas.

Namun, kata Hotman, mengatakan bahwa barang bukti 5 kg yang disisihkan maksudnya dijadikan umpan guna menangkap calon pembeli narkoba. Pada 24 September Teddy Minahasa memerintahkan Kapoles Bukittinggi AKBP Dody Prawiranegara agar barang bukti narkoba seberat 5 kg ditarik.

"Tanggal 24 September Kapolres Dody mengakui bahwa ada perintah dari Pak Teddy agar semua barang bukti ditarik yang semula direncanakan sebagai umpan agar semua ditarik," tutur dia.

Hotman mengatakan, Teddy punya alasan mengapa 5 kg BB yang menjadi umpan ini tidak jadi dijual alias ditarik kembali karena lokasi pemancingan pembeli narkoba, yakni Mami Linda, pemilik hiburan malam di Jakarta, tidak sesuai dengan arahannya yang menginginkan agar transaksi terjadi di wilayah Sumatera Barat, sesuai dengan wilayah hukum kekusaannya sebagai Kapolda Sumbar.

"TM maunya pemancingannya itu di wilayah Padang, tapi kok kebawa ke wilayah luar Padang," jelas dia.

Hotman pun menduga ada konspirasi antara Linda dengan mantan Kapolres Bukittinggi Dody Prawiranegara. Apalagi, katanya, dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP), Teddy dan pengakuan pegakuan Dody Prawiranegara juga mengungkapkan adanya perintah menarik semua barang bukti narkoba yang akan dijadikan umpan untuk memancing dan menangkap pelanggan narkoba.

baca juga

"Jadi, di sini diduga ada konspirasi antara Linda sama si Kapolres ini," aku dia.

Hotman Paris juga mengaku bahwa kliennya tidak pernah melihat dan menyentuh barang bukti narkoba 5 kg hasil penyisihan dari BB 41 kg tangkapan Polres Bukittinggi.

"Teddy Minahasa tidak pernah melihat itu barang bukti. Tidak pernah menyentuh," aku dia.

Apakah ini hanya skenario Teddy Minahasa dan pengacaranya untuk cuci tangan dari kasus narkoba yang membelitnya? Yang jelas, Dody Prawiranegara menegaskan bahwa Teddy Minahasa yang menginisiai penjualan sabu-sabu dari sebagian BB tangkapan di Polres Bukittinggi.

Pengacara dari Dody, Adriel Purba menyatakan bahwa ada pesan WhatsApp dari Teddy Minahasa yang masuk ke kliennya. Isinya, permintaan Teddy kepada Doddy menyisihkan seperempat BB sabu-sabu.

"'Mas, pisahkan, ya, Mas, seperempat'," ujar Adriel di kantor LPSK mengutip bunyi chat Teddy Minahasa yang masuk ke WA kliennya.

Sekadar diketahui, Dody Prawiranegara mengajukan sebagai justice collaborator ke LPSK terkait posisinya yang menjadi kunci dari kasus narkoba yang menjerat Teddy Minahasa. 

Tidak berhenti di sana, Adriel Purba juga menyebut bahwa Teddy Minahasa merupakan pihak yang memperkenalkan Linda kepada kliennya. Ini terbukti dari bukti chat yang meminta Linda mencari penjual yang disamarkan dengan istilah 'lawan'.

Kasus tangkapan narkoba yang ditangani Ditnarkoba Polda Metro Jaya ini telah menetapkan Teddy Minahasa menjadi tersangka. Juga ada empat anggota polisi lagi yang jadi tersangka, yakni anggota Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat Aipda AD, Kapolsek Kalibaru Polres Pelabuhan Tanjung Priok Kompol KS, anggota Polres Pelabuhan Tanjung Priok Aiptu J, dan mantan Kapolres Bukittinggi AKBP Dody Prawiranegara.

Juga ada enam masyarakat sipil yang jadi tersangka, yakni berinisial HE, AR, L, A, AW, dan DG. (Suara.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Alasan Hotman Paris Terima Tawaran Jadi Kuasa Hukum Irjen Teddy Minahasa, Bermula Dari Kopi Joni, Bantu Masyarakat Kecil

Alasan Hotman Paris Terima Tawaran Jadi Kuasa Hukum Irjen Teddy Minahasa, Bermula Dari Kopi Joni, Bantu Masyarakat Kecil

Denpasar | Selasa, 25 Oktober 2022 | 06:18 WIB

Profil Irjen Maman Supratman, Ayah AKBP Dody Prawiranegara, Akpol 73 Seangkatan 2 Kapolri

Profil Irjen Maman Supratman, Ayah AKBP Dody Prawiranegara, Akpol 73 Seangkatan 2 Kapolri

Denpasar | Senin, 24 Oktober 2022 | 15:55 WIB

Hotman Paris Jadi Pengacara Irjen Teddy Minahasa, Netizen: Jadi Gak Respect, Unfollow, Bang!

Hotman Paris Jadi Pengacara Irjen Teddy Minahasa, Netizen: Jadi Gak Respect, Unfollow, Bang!

Denpasar | Minggu, 23 Oktober 2022 | 18:41 WIB

Irjen Teddy Minahasa Jadi Otak Sindikat Narkoba, BB 5 Kg Sabu-Sabu

Irjen Teddy Minahasa Jadi Otak Sindikat Narkoba, BB 5 Kg Sabu-Sabu

Denpasar | Sabtu, 15 Oktober 2022 | 09:07 WIB

Terkini

Survei: 81% Pekerja RI Merasa Gajinya Adil, Tapi Tak Semua Bahagia

Survei: 81% Pekerja RI Merasa Gajinya Adil, Tapi Tak Semua Bahagia

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 21:04 WIB

Suatu Malam bersama Tiga Peronda Misterius

Suatu Malam bersama Tiga Peronda Misterius

Your Say | Sabtu, 27 Juni 2026 | 21:00 WIB

Adu Gengsi 56 Klub Terbaik Tanah Air, Kejurnas Antarklub Basket U16 & U18 2026 Resmi Dimulai!

Adu Gengsi 56 Klub Terbaik Tanah Air, Kejurnas Antarklub Basket U16 & U18 2026 Resmi Dimulai!

Sport | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:57 WIB

Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan

Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:53 WIB

Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi

Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:38 WIB

Serial Anime RE:BEL ROBOTICA Resmi Diumumkan, Berlatar Shibuya Tahun 2050

Serial Anime RE:BEL ROBOTICA Resmi Diumumkan, Berlatar Shibuya Tahun 2050

Your Say | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:33 WIB

Video Viral Momen Memalukan Leon Goretzka Usai Jerman Dipecundangi Ekuador

Video Viral Momen Memalukan Leon Goretzka Usai Jerman Dipecundangi Ekuador

Bola | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:21 WIB

Ritual Tanda Salib Lionel Scaloni dan Alasan Ogah Rayakan Gol Argentina

Ritual Tanda Salib Lionel Scaloni dan Alasan Ogah Rayakan Gol Argentina

Bola | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:13 WIB

Iran vs Everybody di Piala Dunia 2026, Mehdi Taremi: Infantino Omong Kosong, FIFA Tak Adil

Iran vs Everybody di Piala Dunia 2026, Mehdi Taremi: Infantino Omong Kosong, FIFA Tak Adil

Bola | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:05 WIB

Makin Hari Makin Terbukti, Qatar dan Arab Saudi Lolos ke Piala Dunia 2026 dengan Cara Ilegal

Makin Hari Makin Terbukti, Qatar dan Arab Saudi Lolos ke Piala Dunia 2026 dengan Cara Ilegal

Your Say | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:05 WIB

×