Suara Denpasar – Mantan Kapolda Sumatera Barat, Irjen Teddy Minahasa resmi mengganti kuasa hukum. Dia mengganti pengacara Henry Yosodiningrat dengan Hotman Paris Hutapea. Kabar ini pun membuat netizen kecewa dan sebagian unfollow Instagramnya.
Melalui unggahan di Instagram pribadinya, @hotmanparisofficial pada Minggu (23/10/2022), Hotman Paris mengumumkan bahwa dia menjadi kuasa hukum Teddy Minahasa.
"Irjen Teddy Minahasa ganti pengacara, kini dibela Hotman Paris," tulis Hotman Paris.
Ketika dihubungi, Hotman Paris mengatakan dari awal dia memang sudah diminta Teddy Minahasa menjadi kuasa hukumnya. Akan tetapi, dia belum bisa memberi jawaban karena sibuk ada acara ulang tahunnya di Bali.
"Sebenarnya dari awal kasus aku udah diminta sama beliau (Teddy Minahasa), cuma saya lagi sibuk di Bali merayakan ultah saya. Jadi saya belum bisa jawab," jelas dia.
Walau begitu, Hotman Paris mengaku belum bisa memberikan pandangan terkait kasus narkoba yang membelit Irjen Teddy Minahasa. Apalagi dia belum bertemu langsung dengan Teddy Minahasa. Selama ini yang menemui Teddy asistennya.
"Karena saya masih di jalan dari Bali ke Jakarta,” jelas dia.
Hotman Paris mengaku sudah mengenal Teddy Minahasa jauh sebelum adanya pandemic Covid-19. Yakni ketika Teddy Minahasa masih menjadi Karopaminal Divisi Propam Polri. Sebagaimana diketahui, Teddy Minahasa pernah menjadi Karopaminal pada tahun 2017 sampai 2018. Saat itu pangkatnya masih Brigjen.
“Kenal TM (Teddy Minahasa) jauh sebelum Corona, waktu dia masih Karopaminal Propam Polri," imbuhnya.
Keputusan Hotman Paris menjadi kuasa hukum Teddy Minahasa ini memantik reaksi negatif dari kalangan netizen. Mereka pada umumnya tidak rela Hotman Paris membela Teddy Minahasa yang tersangkut kasus narkoba.
Diketahui, Teddy Minahasa diduga menukar barang bukti sabu-sabu sebanyak 5 kg dengan tawas. Sabu-sabu itu didapat dari barang bukti tangkapan Polres Bukittinggi. Dari jumlah itu 1,7 kg sudah dijual di Jakarta Utara, dan sebanyak 3,3 kg disita sebagai barang bukti.
Berikut sejumlah celoteh para netizen setelah tahu Hotman Paris menjadi pengasara Teddy Minahasa:
“Jangan lah bang jadi pengacara polisi. Rakyat udah trust sama Bang Hotman,” kata @andry_dimas
“HALAAAHH MALESS JADI PENGACARANYA SI TM, MAAV SAYA UNFOLLOW AJA, TAU SENDIRI KASUSNYA GIMANA,” tulias @iudkdkeosk
“Jadi gak respect lagi, Bang. Langsung unfollow,” ujar @ja.mie6887
“Bang kenapa Bela Teddy, Bang. Banggggggggggg sadar, Bang, sadarrrrrr,” lanjut @mynamesulit.
“Katanya kalau soal narkoba Bang Hotman nggak minat?” kata @superman_ismy_dad
“Maaf pakk klo soal ini saya kontra dengan bapak,” tegas @gg_sps8
Walau begitu, ada juga yang tidak mempersoalkan Hotman Paris membela siapa saja. Termasuk Irjen Teddy Minahasa yang sempat ditunjuk jadi Kapolda Jtim namun batal karena kasus narkoba ini.
“Bang Hotman tuh lawyer, napa pada berharap banyak sih? pengacara tugasnya bukan membenarkan yang salah, tapi membela hak clientnya,” kata @madebyrajan
“Plus minus hak bang Hotman juga dia mau bela siapa. Tapi 1 hal penting yang selalu Bang Hotman ajarkan, Jangan Munafik!” lanjut @ren.hard
Akun @berliankhong juga berkomentar Panjang. Intinya, dia mengatakan, pengacara itu ada bukan untuk membela siapa yang benar siapa yang salah.
“Pengacara ada untuk mendampingi soal hukum agar mendapatkan keadilan sesuai aturan yang berlaku, baik bagi yang benar maupun yang salah,” paparnya. (Suara.com)