Bali Nomor 3 Tertinggi Kasus Ginjal Akut Pada Anak, Kemenkes Minta Waspada

Suara Denpasar Suara.Com
Minggu, 06 November 2022 | 05:30 WIB
Bali Nomor 3 Tertinggi Kasus Ginjal Akut Pada Anak, Kemenkes Minta Waspada
gangguan ginjal akut (Antara)

Suara Denpasar - Kasus penyakit ginjal akut pada anak kini telah ditemukan di Indonesia. Kondisi ini membuat orang tua patut mewaspadai. Pasalnya penyakit ginjal akut ini telah banyak anak Indonesia yang mengidap hingga menyebabkan kematian pada anak.

Kendati Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengklaim terjadi penurunan kasus ginjal pada anak di Indonesia seiring penanganan yang pihanya sudah dilakukan. 

Namun data terbaru dari Kemenkes kasus gangguan ginjal akut progresif aptikal (GGA) pada anak tercatat total sebanyak 269 kasus.

Menurut dr. Mohammad Syahril yang juga selaku Juru Bicara Kementerian Kesehatan sebelumnya 18 kasus yang dilaporkan, itu bukan merupakan kasus baru. Melainkan akumulasi dari kasus sebelumnya yang baru dilaporkan ke Kemenkes.

Seiring perjalanan waktu setelah pihaknya lakukan penanganan diakui dr. Syahril, tidak adanya penambahan kasus yang tinggi. 

Ini akibat dampak dari kebijakan penghentian sementara penggunaan obat sirup pada anak yang dilakukan oleh pemerintah.

Akan tetapi, pemerintah masih terus melakukan langkah antisipatif dan memantau perkembangan kasus GGA terutama pada 5 provinsi yang saat ini tercatat angka kasus tertinggi. 

Diantaranya DKI Jakarta diurutan pertama, kedua Aceh, Bali urutan ketiga selanjutnya Banten dan Jawa Barat. 

“Jadi 5 provinsi ini masih tinggi kasus ginjal akut pada anak,” jelasnya seperti dikutif dalam situs kemkes.go.id yang dilansir Jumat (4/11/2022).

Baca Juga: Ashanty Bingung Arsy Demam, Tak Berani Beri Obat Dokter karena Takut Gagal Ginjal Akut

Pemerintah telah melakukan langkah antisipatif dan cepat untuk menangani kasus ginjal akut pada anak. 

Pihaknya juga meminta masyarakat untuk tidak panik dan berpartisipasi penuh dalam berkolaborasi untuk menyelamatkan nyawa anak Indonesia. 

“Satu cara yang dapat dilakukan selalu waspada dan tidak memberikan obat dalam bentuk cair/sirup kepada anak untuk sementara waktu,” pungkasnya. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI