Lagi, Satu Anak di Bali Kejang karena Gagal Ginjal Akut, Total 18 Anak, 12 Meninggal

Suara Denpasar | Suara.com

Sabtu, 29 Oktober 2022 | 21:23 WIB
Lagi, Satu Anak di Bali Kejang karena Gagal Ginjal Akut, Total 18 Anak, 12 Meninggal
Antara

Suara Denpasar – Lagi, seorang anak di Bali mengalami kejang akibat gagal ginjal akut progresif dan dilarikan ke RSUP Prof Ngoerah (Sanglah). Dengan penambahan ini, kaka di Bali sudah ada 18 kasus anak mengalami gagal ginjal akut.

“Tiga hari lalu dilaporkan ke Menkes ada tambahan satu kasus (gagal ginjal akut, red) lagi di Bali. Jadi jumlahnya menjadi 18 kasus,” ujar Kadiskes Bali, I Nyoman Gede Anom dalam konferensi pers di Kantor Diskes Bali, Jalan Melati, Denpasar, Sabtu (29/10/2022) dilansir dari SuaraBali.id, jaringan Suara Denpasar.

Gede Anom menjelaskan, pasien berusia 9 tahun berjenis kelamin perempuan itu masuk RSUP Prof Ngoerah sejak 4 hari lalu.  

“Masuk dengan kejang,” jelas Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Bali dr. IGN Sanjaya Putra.

Dokter Sanjaya menjelaskan, kejang pada anak itu penyebabnya bisa banyak. Di antaranya karena panas dingin, kurang elektrolit. “Bisa karena kencing batu,” imbuh dia.

Yang patut disyukuri, setelah pasien mendapat perawatan, fungsi ginjalnya berangsur membaik. Perawatan tersebut di antaranya melalui hemodialisis. Fungsi ginjalnya sudah meningkat menjadi 55 persen dari awalnya hanya 15 persen.

Meski sudah ada perbaikan kondisi pasien, dr. Sanjaya menjelaskan bahwa gagal ginjal akut ini berpengaruh pada organ lain. Untuk itu, katanya, organ lain mesti dipantau.

Meski demikian, dr. Sanjaya mengatakan, 1 kasus aktif gagal ginjal akut ini hampir dipastikan bukan karena keracunan yang dalam istilah medis disebut intoksikasi.

“Pasien ini minum sirop sudah sebulan yang lalu, kemudian setelah itu sehat dia, artinya tidak ada konsumsi sirop,” jelasnya.

Gede Anom mengatakan, dengan temuan satu kasus gagal ginjal akut progresif pada anak di Bali ini maka jumlah akumulasi sudah mencapai 18 kasus. Dari jumlah itu 12 anak meninggal dunia, 5 anak sembuh, dan 1 kasus masih aktif.

Dia pun mengatakan, Bali akan memperoleh obat antidotum dengan adanya kasus baru tersebut. Walau begitu Gede Anom belum dapat memastikan jumlah yang akan menjadi jatah Bali. Sekadar diketahui, antidotum adalah obat untuk keracunan. (Suarabali.id)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Memanas! Aktivis Bali Gendo Suardana Tantang Ketua MDA Bali Debat Terbuka, Ini Topiknya

Memanas! Aktivis Bali Gendo Suardana Tantang Ketua MDA Bali Debat Terbuka, Ini Topiknya

| Sabtu, 29 Oktober 2022 | 18:52 WIB

Motif Suami Bunuh Istri di Buleleng Bali karena Mengira Selingkuh dengan Lelaki Lain

Motif Suami Bunuh Istri di Buleleng Bali karena Mengira Selingkuh dengan Lelaki Lain

| Sabtu, 29 Oktober 2022 | 14:40 WIB

Suami yang Bunuh Istrinya di Buleleng Bali Sempat Kabur, Ditangkap di Desa Sambangan

Suami yang Bunuh Istrinya di Buleleng Bali Sempat Kabur, Ditangkap di Desa Sambangan

| Sabtu, 29 Oktober 2022 | 14:04 WIB

Miris, Istri yang Dibunuh Suami di Buleleng Bali Sedang Hamil 7 Bulan, Tewas Bersama Janinnya

Miris, Istri yang Dibunuh Suami di Buleleng Bali Sedang Hamil 7 Bulan, Tewas Bersama Janinnya

| Sabtu, 29 Oktober 2022 | 13:13 WIB

Sebelum Tewas, Istri Dipentung Pakai Tongkat dan Ditusuk Golok oleh Suami di Buleleng Bali

Sebelum Tewas, Istri Dipentung Pakai Tongkat dan Ditusuk Golok oleh Suami di Buleleng Bali

| Sabtu, 29 Oktober 2022 | 12:50 WIB

Terkini

The Great Raid Masih Tayang di Netflix, Sajikan Perang Darat AS Ternekat di Filipina

The Great Raid Masih Tayang di Netflix, Sajikan Perang Darat AS Ternekat di Filipina

Entertainment | Senin, 30 Maret 2026 | 20:30 WIB

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 20:28 WIB

Galaxy A37 vs M37, Mana HP Samsung 3 Jutaan yang Lebih Cocok untuk Dipakai Harian?

Galaxy A37 vs M37, Mana HP Samsung 3 Jutaan yang Lebih Cocok untuk Dipakai Harian?

Lampung | Senin, 30 Maret 2026 | 20:27 WIB

Perbedaan Compact Powder dan Two Way Cake: Mana yang Cocok untuk Kulit Anda?

Perbedaan Compact Powder dan Two Way Cake: Mana yang Cocok untuk Kulit Anda?

Lifestyle | Senin, 30 Maret 2026 | 20:20 WIB

BRI Dorong Ekonomi Desa Manemeng Melalui Program Desa BRILiaN Berbasis Potensi Lokal

BRI Dorong Ekonomi Desa Manemeng Melalui Program Desa BRILiaN Berbasis Potensi Lokal

Bogor | Senin, 30 Maret 2026 | 20:19 WIB

Novel Lebih Senyap dari Bisikan, Jeritan Sunyi Seorang Ibu Pascamelahirkan

Novel Lebih Senyap dari Bisikan, Jeritan Sunyi Seorang Ibu Pascamelahirkan

Your Say | Senin, 30 Maret 2026 | 20:15 WIB

Fakta Menarik Film Pesugihan Sate Gagak, Puncaki Tangga Netflix Hari Ini

Fakta Menarik Film Pesugihan Sate Gagak, Puncaki Tangga Netflix Hari Ini

Entertainment | Senin, 30 Maret 2026 | 20:15 WIB

Penjualan LCGC Turun, Honda Nilai Kenaikan Harga BBM Bisa Jadi Peluang Baru

Penjualan LCGC Turun, Honda Nilai Kenaikan Harga BBM Bisa Jadi Peluang Baru

Otomotif | Senin, 30 Maret 2026 | 20:15 WIB

Ekonomi Desa Naik Kelas: Kisah Desa Manemeng Bersama Program Desa BRILiaN BRI

Ekonomi Desa Naik Kelas: Kisah Desa Manemeng Bersama Program Desa BRILiaN BRI

Sumut | Senin, 30 Maret 2026 | 20:14 WIB

Cara Mendapatkan Natan Sanguine Steward Mobile Legends dan Tips Menggunakannya

Cara Mendapatkan Natan Sanguine Steward Mobile Legends dan Tips Menggunakannya

Tekno | Senin, 30 Maret 2026 | 20:10 WIB