Suara Denpasar - Dalam sejumlah kesempatan, Kang Dedi Mulyadi kerap membagikan uang kepada warga yang ditemuai. Hal itu terungkap dalam sejumlah konten di kanal Youtube pribadinya.
Kang Dedi seolah tak segan memberikan bantuan dan mengeluarkan uang pribadinya kepada warga.
Misalnya, saat bertemu dengan warga yang pulang mencari rumput untuk kambing. Setelah berbincang, Dedi mengambil uang di dompet dan memberikannya kepada warga tersebut.
Dalam kesempatan lain dia juga memberikan uang saat bertemu warga di acara pernikahan anak pengacaranya, Ojat Sudrajat.
Ketika itu ada sejumlah warga menghampirinya dan meminta uang kepada Dedi. Melihat itu, Kang Dedi kemudian memberikan uangnya.
Meski kerap memberikan uang kepada warga, namun dia ternyata dituding tertutup soal keuangan kepada istrinya, Anne Ratna Mustika.
Hal tersebut diungkapkan langsung Anne usai menjalani sidang di Pengadilan Agama Purwakarta pada Rabu (16/11/2022).
Bahkan hal tersebut menjadi salah satu materi gugatan perceraian dari Anne Ratna. Kang Dedi dinilai tidak terbuka dalam manajemen keuangan rumah tangga.
Selain itu, Anne Ratna mengaku mengalami kekerasan verbal atau KDRT secara psikis.
Baca Juga: Kelian Subak Lapor Polisi gegara Saluran Irigasi Ditimbun Pengembang Perumahan Jadi Jalan
"Dari situ awalnya perbedaan ada dari situlah terjadi cekcok dan perselisihan terus menerus didalam rumah tangga kami," tuturnya dikutip dari Suara Purwasuka, Rabu.
Dedi Mulyadi seolah kebakaran jenggot
Terkait alasan keuangan, Kang Dedi akhirnya mengungkit sejumlah biaya yang dikeluarkannya selama ini. Rinciannya, mulai dari biaya pendidikan anak, gaji pengasuh, perawat, hingga biaya bulanan lainnya.
"Anak yang paling besar sudah hampir selesai di Unpad. Yang kedua masuk di Unpar Fakultas Hukum, biayanya dari mulai uang masuk sampai biaya kos saya yang jamin,” ungkap Kang Dedi.
Tak hanya itu, dia mengatakan sejumlah aset keluarga dia urus diurus Dedi yang merogoh kocek hingga puluhan juta perbulan.
“Itu saya urus tiap hari dan bayar pajak juga listrik yang setiap bulannya lebih dari Rp 20 juta, itu saya yang bayar," kata dia.