Suara Denpasar - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Dedi Mulyadi dibuat takluk karena sikap integritas sosok hansip yang satu ini. Namanya adalah suroso, warga Dusun Kalibening, Desa Kebondalem, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.
Momen tersebut terjadi ketika mantan Bupati Purwakarta dua periode itu bersama rombongan DPR RI melakukan kunjungan kerja di lokasi pembibitan alpukat di Dusun Kalibening.
Sebagai soeorang hansip, Suroso ditugaskan untuk mengarahakan rombongan DPR RI menuju lokasi pembibitan.
Diulas suaradenpasar.com dari youtube Kang Dedi Mulyadi Channel, Sabtu, (19/11/2022), saat itu, Suroso yang sedang berjaga di jalan masuk dusun Kalibening tersebut mendapat perhatian dari suami Anne Ratna, Kang Dedi Mulyadi.
"Acaranya di mana pak hansip?" tanya Dedi Mulyadi dari dalam mobil
"Oh di sana lagi pak, nanti sudah ada yang tunggu di sana juga," jawab Suroso sembari menunjukan arah menuju lokasi.
Kang Dedi Mulyadi kemudian mengajak Suroso untuk mengobrol sebentar. Saat ditanya udah mendapatkan gaji atau belum, Suroso terlihat kebingungan untuk menjawab.
"Ini masih baru aku, nanti baru pak," kata Suroso.
"Baru opo?" tanya Dedi Mulyadi.
Baca Juga: Tampil Mesra dan Kompak, Dedi Mulyadi dan Anne Ratna Tertawa Bersama, Isyaratkan Rujuk?
"Ini katanya sih rencananya tiga bulan sekali lima ratus," ujar Suroso.
Mendengar itu Dedi Mulyadi kaget. Saat dia menjadi Bupati, kata Kang Dedi, hansip digaji Rp500 ribu per bulan. Dedi Mulyadi turun dari mobil dan berusaha menguji kesetiaan Suroso pada tugas yang sedang dia lakukan saat itu.
"Mau gak, Rp500 ribu antar ke atas nanti balik lagi ke sini," uji Kang Dedi.
Dedi Mulyadi terus menguji Suroso. Apakah Suroso mau mengantarkannya dengan upah Rp500 ribu, daripada dapat gaji Rp500 ribu untuk tiga bulan sekali. Tawaran itu ditolak Suroso dan memilih tetap menjalankan tugas yang sudah ditugaskan oleh kepala dusun setempat.
Tidak cukup dengan Rp500 ribu, Dedi Mulyadi terus menguji integritas hansip tersebut dengan menaikkan nominalnya menjadi Rp2,5 juta hanya untuk mengantar dia menuju lokasi yang sebetulnya tidak jauh dari situ.
Tawaran itupun tetap ditolak oleh Suroso demi menjalankan tugasnya walaupun panas-panasan saat itu. Kang Dedi dibuat takjub atas pengabdian luar biasa yang ditunjukan oleh Suroso saat itu.