Berapa Harga Kiswah Kabah yang Dibeli Jeffrey Epstein? Ini Sosok Penjualnya

Nur Khotimah

Kamis, 05 Februari 2026 | 14:15 WIB
Berapa Harga Kiswah Kabah yang Dibeli Jeffrey Epstein? Ini Sosok Penjualnya
Sosok Jeffrey Epstein. (US Department of Justice)

Suara.com - Nama Jeffrey Epstein, penjahat seks dan pelaku pelecehan serta perdagangan anak perempuan di bawah umur tengah menjadi sorotan publik setelah dokumen rahasia yang dikenal sebagai Epstein Files dirilis secara bertahap.

Di antara jutaan halaman arsip tersebut, muncul satu fakta yang mengundang kontroversi.

Disebutkan bahwa Jeffrey Epstein tercatat pernah membeli potongan Kiswah, kain suci penutup Kabah di Mekkah.

Tak hanya soal kepemilikan benda sakral tersebut, perhatian juga tertuju pada harga resmi Kiswah yang dibeli Epstein serta siapa sosok penjual yang memfasilitasi pengirimannya ke Amerika Serikat. Simak penjelasan berikut ini.

Sosok Penjual Kiswah ke Jeffrey Epstein

Korespondensi Aziza Al-Ahmadi dan Abdullah Al-Maari [Epstein Files]
Korespondensi Aziza Al-Ahmadi dan Abdullah Al-Maari [Epstein Files]

Berdasarkan dokumen korespondensi email yang berasal dari periode Februari hingga Maret 2017, terungkap adanya pengiriman tiga potongan Kiswah dari Arab Saudi menuju kediaman Jeffrey Epstein di Florida, Amerika Serikat.

Pengiriman itu diatur melalui jalur internasional menggunakan maskapai British Airways.

Dalam rangkaian email itu, muncul nama Aziza Al-Ahmadi, seorang pengusaha perempuan yang disebut berbasis di Uni Emirat Arab (UEA).

Ia bekerja sama dengan seorang pria bernama Abdullah Al-Maari untuk mengurus proses logistik, administrasi, hingga pengiriman tiga potongan kain Kiswah tersebut.

Siapa Aziza Al-Ahmadi?

baca juga

Hingga kini, latar belakang hubungan antara Aziza Al-Ahmadi dan Jeffrey Epstein masih menjadi tanda tanya besar.

Dokumen tidak menjelaskan bagaimana keduanya saling mengenal atau apa motivasi Al-Ahmadi membantu proses pembelian dan pengiriman Kiswah tersebut.

Dalam email lain, Al-Ahmadi sempat menanyakan kondisi Epstein pasca Badai Irma yang menghantam Karibia pada 2017 dan merusak pulau pribadinya.

Namun tidak ada bukti bahwa ia pernah mengunjungi pulau tersebut atau mengetahui aktivitas ilegal yang terjadi di sana.

Harga Resmi Kiswah yang Dibeli Jeffrey Epstein

Harga Resmi Kiswah yang Dibeli Jeffrey Epstein [Epstein Files]
Harga Resmi Kiswah yang Dibeli Jeffrey Epstein [Epstein Files]

Dokumen Epstein Files juga menyertakan invoice pembelian Kiswah yang menjadi bukti transaksi tersebut. Dalam faktur resmi, harga Kiswah tercantum sebesar USD10.980 atau setara sekitar Rp184 juta (dengan kurs saat ini).

Invoice itu menunjukkan bahwa kain Kiswah dikirim dalam kondisi berbingkai dan diperlakukan sebagai barang seni bernilai tinggi.

Dari seluruh dokumen yang telah dirilis sejauh ini, tidak ditemukan bantahan bahwa Kiswah tersebut memang akhirnya menjadi milik Jeffrey Epstein.

Jenis Kiswah yang Dikirim ke Epstein

Dokumen menjelaskan bahwa tiga potongan Kiswah yang dikirim memiliki kategori berbeda. Pertama, potongan kain yang berasal dari bagian dalam Kabah.

Kedua, potongan Kiswah luar yang telah digunakan sebelumnya. Ketiga, kain dengan material serupa Kiswah, namun belum pernah dipasang dan diklasifikasikan sebagai karya seni.

Dalam korespondensi internal, kain-kain tersebut memang diperlakukan sebagai artwork atau benda seni bernilai tinggi, lengkap dengan pengemasan khusus dan bingkai.

Salah satu email Aziza Al-Ahmadi yang paling menyita perhatian adalah penjelasannya tentang makna religius Kiswah.

Ia menyebut bahwa kain hitam bersulam benang emas tersebut telah disentuh oleh setidaknya 10 juta umat Muslim dari berbagai latar belakang mazhab.

Selain itu ia menggambarkan bagaimana jutaan jemaah menyentuh Kiswah sambil memanjatkan doa, harapan, serta air mata, dan menjadikan hal tersebut sebagai bagian dari nilai historis dan spiritual kain tersebut. 

Sebagai informasi, Epstein Files disebut terdiri dari lebih dari tiga juta halaman dokumen dan hingga kini belum seluruhnya dipublikasikan. Jeffrey Epstein sendiri diketahui meninggal dunia pada 2019 di dalam tahanan penjara Amerika Serikat.

Namun, fakta-fakta baru yang terus bermunculan membuat namanya kembali menghiasi pemberitaan internasional termasuk kontroversi pembelian kain suci Ka’bah yang seharusnya memiliki nilai sakral, bukan komersial.

Kontributor : Trias Rohmadoni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Sumber Kekayaan Jeffrey Epstein yang Picu Skandal Epstein Files

7 Sumber Kekayaan Jeffrey Epstein yang Picu Skandal Epstein Files

Lifestyle | Kamis, 05 Februari 2026 | 11:39 WIB

Bukan Hanya Tokoh, Ini Seputar Indonesia yang 902 Kali Disebut dalam Epstein Files

Bukan Hanya Tokoh, Ini Seputar Indonesia yang 902 Kali Disebut dalam Epstein Files

Lifestyle | Kamis, 05 Februari 2026 | 10:52 WIB

6 Karya Seni Aneh Koleksi Jeffrey Epstein, Dilelang dengan Harga Fantastis

6 Karya Seni Aneh Koleksi Jeffrey Epstein, Dilelang dengan Harga Fantastis

Lifestyle | Kamis, 05 Februari 2026 | 10:58 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×