Suara Denpasar – Anggota DPR RI, Dedi Mulyadi alias Kang Dedi hampir saja tertipu pedagang nanas yang tidak jujur. Setelah ketahuan tidak jujur, pedagang itu pun bersumpah.
Seperti terlihat dalam tayangan Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel yang tayang Minggu malam (20/11/2022). Dilihat Suara Denpasar, Senin (21/11/2022), video itu sudah ditonton lebih dari 97 ribu kali.
Saat itu Kang Dedi Mulyadi jalan-jalan dengan anak ketiganya, Nyi Hyang Sukma Ayu, dan para asistennya. Selanjutnya Kang Dedi berhenti di depan pedagang nanas yang mangkal di pinggir jalan di seputar Subang. Dia menanyakan jenis nanas apa kepada pedagang perempuan bernama Yoyoh ini. Sang pedagang menyebut nanas biasa, bukan nanas madu.
Sang pedagang menanyakan apakah mau mencicipi nanasnya. Kang Dedi pun mengiyakan. Si pedagang itu langsung mengambil nanas dan akan memotongnya untuk dicicipi.
Ternyata, Kang Dedi pintar juga. Dia tidak mau nanas yang disodorkan itu. Kang Dedi minta mencicipi nanas yang dipajang. Sang pedagang Nanas bernama Yoyoh ini bilang sama. Namun, Kang Dedi tidak mau. Dia minta Nanas yang dipajang, diambil secara acak.
Akhirnya pedagang itu pun menuruti kemauan Kang Dedi dengan syarat harus dibeli. Kang Dedi pun menolak. Bagaimana kalau asem, atau tidak manis. Sang pedagang malah kalau asem lebih mahal.
“Nggak bisa. Kalau asem nggak jujur,” kata Kang Dedi.
Sang pedagang pun memotong sebagian kecil nanas untuk dicicipi Kang Dedi.
“Asem,” kata Kang Dedi.
Baca Juga: Udah Kena Karma, Denise Chariesta Gas Terus Serang RD
Lima buah nanas sudah coba dipotong untuk dicicipi. Namun, semuanya asem. Akhirnya Kang Dedi bilang tidak jadi membeli. Karena nanasnya asem. Kang Dedi pun turun dari mobil.
“Kan salah enceu kenapa jualan ganas asem. Kan saya bilang mau beli yang manis,” katanya.
Kang Dedi pun menyatakan mohon maaf tidak jadi beli karena tidak sesuai keinginannya yakni nanas yang manis. Dia pun bertanya ke sang ibu pedagang nanas itu apakah ikhlas atau tidak bila Kang Dedi tidak jadi membeli. Sang pedagang tidak ikhlas. Kang Dedi pun membayar untuk 5 nanas yang per butirnya Rp20 ribu. Sehingga Kang Dedi membayar Rp100 ribu, namun tidak mengambil nanasnya.
Kang Dedi Mulyadi bilang, kalau sang ibu tadi bilang ikhlas, sebetulnya akan memberi Rp1,5 juta ke sang ibu pedagang ini. Karena tidak ikhlas, akhirya membayar Rp100 ribu saja.
Dalam percakapan akhirnya sang pedagang mengaku berdagang nanas tidak jujur. Calon pembeli diberi contoh nanas yang manis untuk dicicipi, namun ketika membeli diberikan nanas yang asem.
“Kalau jujur enggak laku,” katanya.