Suara Denpasar - Mang Yayan, penjaga Gedung Kembar yang selama ini menjadi kantor kedua Dedi Mulyadi tampaknya tahu apa yang dirasakan oleh sang bos.
Sebab, kini Kang Dedi harus terusir dari gedung yang melahirkan banyak inspirasi dirinya untuk membangun Purwakarta.
Di gedung itu juga diakui Kang Dedi, khususnya ruang paling pojok adalah ruang penuh kenangan dirinya bersama sang istri, Anne Ratna Mustika.
Neng Anne, panggilan akrab Bupati Purwakarta itu juga yang "mengusir" Kang Dedi dari Gedung kembar dengan alasan dihuni empat tahun secara ilegal.
Dan, di sisi lain masih banyak dinas di Purwakarta yang tidak memiliki kantor sehingga Gedung Kembar bisa dimanfaatkan oleh pemkab.
Ketika melihat kedatangan Kang Dedi untuk membereskan barang-barangnya. Mang Yayan langsung mengalami dan menangis haru diperlakukan anggota DPR RI tersebut.
"Jangan sedih ya," kata Kang Dedi Mulyadi dikutip denpasar.suara.com dari kanal YouTube @ Kang Dedi Mulyadi Channel, Sabtu (3/12/2022).
Kepada Mang Yayan, dirinya bisa menerima harus keluar dari gedung bersejarah ini. Sebab, memang bukan miliknya.
"Hidup harus dijalani dengan tenang dan lapang dada. Kita harus menerima apapun, peristiwa hari ini kita menangis, besok kita bisa tertawa bahagia, hari ini tertawa bahagia besok bisa menangis," pesan dia kepada Mang Yayan.
Baca Juga: Terungkap! Uya Kuya Beberkan Alasan Denise Chariesta Diboikot Para Podcaster
Ada beragam barang pribadi milik Kang Dedi yang tersimpan di Gedung Kembar. Di antaranya adalah lukisan beberapa presiden RI dan juga lukisan dirinya bersama Neng Anne, sang istri yang kini menggugatnya cerai di Pengadilan Agama (PA) Purwakarta. ***