Suara Denpasar - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali saat ini dikabarkan tengah kesal terkait aduan dari pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong.
Shin Tae Yong melaporkan jika ada beberapa pemain Timnas yang sudah dipanggil tetapi tidak diberikan oleh klub dan pelatihnya. Padahal menurut pelatih asal Korea Selatan ini, PSSI sebelumnya sudah menjanjikan untuk kemudahan proses pemain di Timnas.
Sebut saja Persija Jakarta, Thomas Doll kabarnya tak terima dengan pemanggilan tiga pemainnya yakni Hansamu Yama, Muhammad Ferari, dan Syahrian Abimanyu untuk persiapan Piala AFF 2022 pada 20 Desember mendatang.
Seorang informan berita sepakbola mengatakan, Thomas Doll merasa tidak diajak komunikasi dengan pemanggilan pemainnya.
Selain itu, menurutnya, Piala AFF bukan merupakan agenda FIFA sehingga klub berhak untuk menolak pemainnya bergabung di kompetisi tersebut.
“Ya kita sebut aja di sini Persija Jakarta, pelatihnya Thomas Doll ini marah-marah karena merasa tidak diajak komunikasi terhadap pemanggilan pemainnya untuk pemusatan Timnas di Bali,” seperti dikutip Suara Denpasar dari Kanal YouTube Roni Anwary, Kamis (9/12/2022).
Akibatnya, Menpora dan PSSI pun telah mengirimkan surat khusus kepada klub untuk mematuhi komitmennya. Sebelumnya Menpora akan mengusahakan Liga 1 bergulir kembali sejalan dengan beberapa syarat, salah satu syaratnya demi kepentingan tim nasional
Salah satu poinnya mengatakan bahwa klub Liga 1 harus komitmen apapun yang dibutuhkan oleh timnas maka harus diterima dan dihormati.
“Di samping itu ada kebutuhan timnas kita, yang membutuhkan ada kompetisi, karena ada kegiatan-kegiatan yang membutuhkan kesiapan timnas,” kata Zainudin Amali, dikutip dari ANTARA.
Kabarnya, Menpora kembali menerima aduan baik dari Shin Tae yong maupun pelatih lainnya. Maka PSSI dan LIB akan diminta untuk mengevaluasi ulang kompetisi Liga 1, yang artinya bisa saja kompetisi kembali dihentikan sementara sampai klub-klub bisa menepati komitmennya. (*/Aryo)