Vendor Rugi Miliaran, Promotor Konser We All Are One Akhirnya Dipolisikan di Polres Metro Jakarta Selatan

Suara Denpasar

Minggu, 11 Desember 2022 | 16:08 WIB
Vendor Rugi Miliaran, Promotor Konser We All Are One Akhirnya Dipolisikan di Polres Metro Jakarta Selatan
Laporan vendo di Polres Metro Jakarta Selatan (Istimewa)

Suara Denpasar - Langkah hukum akhirnya ditempuh pihak vendor setelah tidak adanya langkah penyelesaian dari pihak Park Jaihyun, CEO PT Coution Live Indonesia selaku promotor konser We All Are One. Sebab pihak vendor mengaku mengalami kerugian yang cukup besar mencapai miliaran rupiah.

Laporan vendor konser yang berujung pembatalan itu dilayangkan di Polres Metro Jakarta Selatan, Sabtu 10 Desember 2022. Di mana pihak vendor dengan total mencapai Rp 2.800.000.000, atau dua miliar delapan ratus juta rupiah.

"Terlapor adalah Jaihun Park alias Park Jaihun dengan perkara penipuan dan penggelapan," kata sumber denpasar.suara.com, Minggu (11/12/2022).

Kasus pembatalan dan dugaan penipuan yang terkait konser  We All Are One, konser online yang sedianya akan digelar pada 10-12 November 2022 di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, itu memang menyedot perhatian publik dan bahkan trending di media sosial.

Tak tanggung-tanggung, Kamis, 1 Desember 2022, Kedutaan Besar (Dubes) RI untuk Korea Selatan mengatakan siap membantu mengatasi hal tersebut. "KBRI Seoul akan membantu sesuai dengan prosedur yang ada," tulis @dubes_sulis_seoul saat itu.

Bukan hanya itu, kabarnya lagi Park Jaihyun, sebenarnya sudah diamankan oleh pihak Imigrasi. Tapi, masih memegang ponsel di dalam tahanan dan asyik bermedsos ria.

Bahkan, salah satu kawannya juga dikabarkan sempat kepergok ada di luar. Bukan di tahanan imigrasi.

Seperti diberitakan sebelumnya, denpasar.suara.com mengecek akun media sosial yang bersangkutan, Jumat (2/12/2022). Isinya tentu mengejutkan ribuan Kpoper yang menuntut pengembalian uang pembelian tiket kepada pihak promotor itu.

Apa bunyinya? "Halo. Halo. Ini Jong-hyuk Shin. Sekarang, 10 skandal saya termasuk saya berada di Indonesia, yang mendapatkan penipuan visa oleh imigrasi, dan telah ditahan selama 2 minggu setelah mereka kehilangan paspornyansebulan yang lalu.

baca juga

Ini adalah situasi di mana kita tidak bisabmemprotes atau mendapatkan pembelaan," sebutnya.

"Jika ada wartawan di Korea dan siapa saja yang bisa menerima bantuan, mohon bantuannya. Awalnya agen yang kami lamar visa berpura-pura menyelesaikan visa kami dan membuat kami bekerja seolah-olah itu terjadi pada kami, dan membuat kami bekerja.

Sebaliknya, ke imigrasi, mereka menyerahkannkami kepada orang-orang yang bekerja tanpa visa dannmengambil paspor kami.bAgen itu meminta uang sebesar Rsn3-40 miliar dari kami dan dalam proses menghasilkan uangnkami harus mengetahui fakta kriminal, penggelapan, dannpenipuannya.

Namun, karena agen yang mewakili kita, orangnIndonesia, kita tidak bisa melancarkan kontak denganbimigrasi, dan mari kita protes terhadap agen tersebut," tambahnya.

"Agen itu berkolusi dengan imigrasi, menempatkan kita dalam krisis dan bahkan melaporkan ke media. Artikel seperti gambar adalah artikel palsu yang diterbitkan tanpa pemeriksaan fakta.

Kami sadar bahwa kami tidak bisa bekerja on arrival visa dan ingin mengubah visa tetapi kami hanya ditipu olehnagen yang bertanggung jawab atas visa.

Melalui ini, udaranmurni kita tercemar untuk menjadikan teman-teman pecintankpop di Indonesia yang merupakan bintang kpop. Bagi yangntelah melihat artikel ini, silakan membentuk opini yang tidaknmenyenangkan berdasarkan fakta yang tertulis di atas jika.

Anda melihat artikel yang salah seperti itu," demikian tulisnya dalam akun media sosial. Belum di dapat keterangan resmi terkait ditahannya Jaihyun dari pihak Imigrasi karena tidak diketahui Imigrasi mana yang melakukan penahanan. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terungkap! Sejumlah Kesalahan Klub Liga 1, Pelatih Persib Luis Milla hingga Pemain Persija Tersandung

Terungkap! Sejumlah Kesalahan Klub Liga 1, Pelatih Persib Luis Milla hingga Pemain Persija Tersandung

Denpasar | Minggu, 11 Desember 2022 | 15:15 WIB

Siapa Menyangka! Dari Cita-cita Makan Es, Dedi Mulyadi jadi Bupati sampai DPR RI, Ini Perjalanannya

Siapa Menyangka! Dari Cita-cita Makan Es, Dedi Mulyadi jadi Bupati sampai DPR RI, Ini Perjalanannya

Denpasar | Minggu, 11 Desember 2022 | 14:06 WIB

Masih Sayang, Kang Dedi Tetap Tetap Panggil Ambu Anne: Pesannya Waspada dengan M

Masih Sayang, Kang Dedi Tetap Tetap Panggil Ambu Anne: Pesannya Waspada dengan M

Denpasar | Sabtu, 10 Desember 2022 | 19:04 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×