Suara Denpasar – Kabar duka datang dari keluarga pejuang Pahlawan Nasional, Brigadir Jenderal TNI (Anumerta) I Gusti Ngurah Rai.
Dikabarkan Putra Bungsu Pahlawan Perang Kemerdekaan RI, I Gusti Ngurah Alit Yudha, berpulang pada Senin (12/12) siang.
Kabar duka itu pun dibenarkan oleh putri almarhum yang juga cucu I Gusti Ngurah Rai, yakni I Gusti Ayu Agung Inda Trimafo Yudha.
“Telah berpulang kehadapan Ida Sang Hyang Widhi. Ayahanda kami tercinta putra I Gusti Ngurah Rai,” kata Agung Inda Trimafo Yudha dilansir Suara Denpasar dari media sosial pribadinya.
Disebutkan Agung Inda Trimafo Yudha, bahwa sanga ayah meninggal dunia pada pukul 12:30 wita (12/12/2022) setelah sempat dirawat di RSUP Sanglah.
“Mohon doa terbaik dan bila ada kekhilafan beliau Mohon di maaf kan. I love you dearly Ajung,” kata Agung Inda Trimafo Yudha.
Perempuan yang juga duduk sebagai anggota DPRD badung itu menyatakan bahwa almarhum adalah yang terbaik bagi dirinya.
Bahkan bila diberikan kesempatan untuk kembali lahir ke dunia, ia ingin tetap menjadi putri almarhum.
“ Kalo kita lahir kembali ke dunia Semoga ajung tetep bisa jadi ajung gung in. You the best father in the world with all your unique and eccentric way,” ucapnya.
Saat dikonfirmasi, Agung Inda Trimafo Yudha mengatakan, sebelum sang ayam menghebuskan nafas terakhir ia menami sang ayah saat dirawat di (RSUP) Prof. Dr. I.G.N.G Ngoerah.
"Saya memang menemani ajik sejak dirawat Jumat lalu, karena penyakit jantung," katanya.
Lebih lanjut karena penyakit jantung yang diderita, almarhum dirawat di rumah sakit sejak 9 Desember 2022 lalu.
Gusti Ngurah Alit Yudha lahir 12 Februari 1946 dan meninggal di usia 76 tahun.
Almarhum merupakan putra bungsu dari tiga bersaudara. Dua saudaranya adalah I Gusti Ngurah Tantra dan I Gusti Ngurah Gede Yudana. (Dinda/*)