Suara Denpasar - Duel Persik Kediri vs Persis Solo di Stadion Maguwoharjo, Sleman pada Sabtu (24/12) malam berakhir untuk kemenangan Laskar Sambernyawa dengan skor 3-1.
Kemenangan ini sekaligus menjadi akhir dari puasa kemenangan yang dialami Persis Solo sepanjang empat laga sebelumnya.
Tidak hanya sulit meraih kemenangan, mereka juga kesulitan dalam hal mencetak gol dengan hanya mampu memasukkan dua gol.
Keempat laga itu di antaranya adalah dua kali hasil imbang tanpa gol melawan Barito Putera dan Persebaya Surabaya dan dua kali kekalahan dengan skor identik 2-1 melawan Arema FC dan Persib Bandung.
Selepas laga melawan Persik, gelandang Persis Solo Mochamad Shulton Fajar mengaku semringah atas keberhasilan timnya tersebut.
Ia menyebut bahwa sejak menit awal timnya bermain dengan motivasi tinggi agar bisa meraih hasil positif di laga terakhir putaran pertama Liga 1 22/23.
“Syukur alhamdulillah kita mampu melewati pertandingan yang tidak mudah ini dengan kemenangan. Persik mampu bermain bagus. Kedua tim juga menunjukkan motivasi tinggi untuk sama-sama ingin menang,” kata Shulton.
“Persis juga bermain dengan motivasi tinggi dan senang bisa di lag aini yang merupakan pertandingan penutup di putaran pertama,” tambahnya.
Anak asuh Leonardo Medina sempat tertinggal lebih dulu melalui gol cepat pemain Persik Kediri Faris Aditama di menit ke-7.
Baca Juga: Elektabilitas Ganjar Tinggi, Golkar Happy, PDI Perjuangan Ribut, Rocky Gerung: Itu Pembusukan
Namun kemudian mereka berhasil bangkit setelah Fernando Rodrigues mampu mencetak dua gol, masing-masing di menit ke-18 dan menit ke-51.
Jelang pertandingan berakhir, Laskar Sambernyawa sukses menambah keunggulan menjadi 3-1 setelah Ryo Matsumura turut mencatatkan nama di papan skor.
Hasil ini membuat Persis Solo kini telah mengoleksi 19 poin dari 17 laga dan duduk di peringkat ke-12 klasemen akhir paruh musim Liga 1 22/23.(Askara/*)