Suara Denapasar- Lukman Sardi menjadi salah satu aktor senior Indonesia yang memilih pindah agama setelah berumah tangga.
Lukman Sardi memilih pindah agama dari Islam ke Kristen pada tahun 2014 silam.
Keputusannya tersebut tentu membuat heboh banyak orang bahkan namanya viral di media sosial.
Banyak yang beranggapan bahwa di balik kepututusannya pindah agama ini karena mengikuti keyakian sang istri Pricillia Pullunggono yang dinikahi tahun 2009 silam.
Lukman Sardi pun akhirnya angkat bicara, bahwa keputusan untuk pindah agama bukan karena Pricillia.
Aktor pemeran Arif Dirgantara di serial Kupu-kupu Malam ini ternyata telah melewati perjalan spiritual yang cukup panjang.
Diakui memang saat dekat dengan Pricillia sebagai pasangan kekasih baru mengetahui ada perbedaan prinsip dari sisi agama.
Lukman pun mengaku tidak mempermasalhkan jika menikah beda agama, berkaca pada keluarga besarnya yang memiliki keyakinan beragam.
“Pada masa itu gue ngerasa gue gak mau mikirin ya udah kenapa beda, nikah-nikah aja gue dan sebenarnya kalau ngomongin latar belakang, keluarga gue bukan yang sama semua. Sepupu-spupunya bokap gue di Jogja ada yang Katolik, bahkan adek gue yang paling kecil suda memutuskan convert menjadi Katolik sebelum gue,” katanya dilansir melalui kanal YouTube Daniel Mananta.
Baca Juga: Natal Bareng Timnas Indonesia, Marc Klok Janji Pulang Bawa 'Hadiah' untuk Keluarga
Sehingga menurutnya, hal itu bukan hal aneh buat dirinya.
Terlebih, dalam kehidupanya, istri dari ayahnya yakni Mama Marini juga berstatus Kristen dan memilih menjadi mualaf setelah resmi menikah dengan Idris Sardi.
“Jadi itu bukan sesuatu yang aneh buat gue. Bukan sesuatu yang jadi kayak, ih kok ada kejadian kayak gini. Waktu bokap gue kawin sama Mama Marini kan Mama Marini statusnya pada saat itu Kristen juga karena bapak ibunya Kristen,” turutnya.
Lukaman pun menjelaskan bahwa keputusanya pidah agama ke Kristen bukanlah pengaruh istri, melainkan orang yang memiliki pengaruh besar adalah Opanya.
“Jadi yan punya pengaruh gede banget di awal itu sebenarnya opa gue dari Mama Marini. Opa gue ini tentara, tapi tentara yang lembut, tentara yang gue ngerasa dia tuh orangnya yang sangat jujur. Kayak enggak pernah marah semua itu based on kasih, kayak dia jalanin banget itu prinsip kasihnya itu,” lanjutnya.
Uniknya, lanjut ayah tiga anak ini, ketika merayakan ulang tahun pernikahan ayah dan ibu dari Marini yang ke-50, mereka menulis sebuah buku tentang perjalanan cinta. Dimana khusus untuk cucu-cucunya diberikan sejumla petuah cinta.