Suara Denpasar - Newcastle United menjalani musim dengan baik dan saat ini berada di posisi kedua klasemen sementara Liga Inggris setelah berhasil mengalahkan Leicester City di laga Boxing Day, Senin (26/12/2022) malam WIB dengan skor akhir 3 - 0.
Newcastle menduduki posisi kedua klasemen dengan koleksi 33 poin dari 16 laga atau selisih tujuh poin dari Arsenal di posisi puncak.
Newcastle sejauh ini baru kebobolan 11 gol atau paling sedikit bersama Arsenal jika dibandingkan dengan tim-tim lain di Liga Inggris musim ini.
Kedatangan PIF tahun lalu telah mengubah peruntungan Newcastle.
Sepanjang tahun ini, perolehan total poin Newcastle hanya kalah dari Manchester City dan Liverpool.
Jika menilik pencapaian tim yang memulai start bagus seperti sekarang, finis di posisi empat besar bisa saja bukan lagi target utama bagi Newcastle.
Tim berjuluk The Magpies itu bisa saja bermimpi lebih jauh untuk bisa menjuarai Liga Inggris jika mampu tampil konsisten seperti saat ini.
Newcastle musim ini begitu tajam di depan dan sangat kokoh di lini belakang.
Newcastle bisa saja menulis cerita yang sama seperti Leicester City di musim 2015/2016.
Leicester yang musim sebelumnya harus berjuang lolos dari zona degradasi secara mengejutkan berhasil menjadi juara Liga Inggris bersama pelatih asal Italia, Claudio Ranieri.
“Kami sama sekali tidak membahas mengenai itu (mengikuti jejak Leicester pada 2016). Sebagai pemain, saya tahu apa yang harus kami lakukan setiap harinya, kami harus selalu siap dari laga ke laga,” tutur kapten Newcastle United, Jamal Lascelle dikutip dari Chronicle Live.
“Penggemar juga pasti berpikir hal yang sama. Bukan berarti kami tidak yakin akan juara, tidak seperti itu, kami pasti mampu,” ujarnya.
“Namun untuk mencapainya, Anda harus memenangi seluruh pertandingan. Kami harus terus berada di posisi yang menguntungkan. Semoga saja kami dapat lebih baik saat kembali bermain dan melakukan yang terbaik di paruh kedua musim,” jelas Lascelle. (*/Dinda)