Bagi orang Brasil kala itu, sangat khawatir. Biasanya, kondisi seperti ini dibawa ke dukun.
Maka, ibu dari Jose Lino, seorang janda bernama Maria Rosalina membawanya ke dukun. Orang Brasil, kata Pele, sangat percaya pada hal gaib. Sangat spiritual.
Maria Rosalina memutuskan untuk mengadakan pertemuan dengan benzedeiras (dukun), wanita yang melakukan semacam ritual dukun pada malam bulan purnama. Harapannya, bisa menyebuhkan lidah bisu Jose Lino.
Para dukun melakukan pekerjaannya dengan teriakan, "Bili-bilu-tetéia!". Itu seperti ucapan jampi-jampi "Abrakadabra!". Ritual ini berlangsung berminggu-minggu.
“Dan suatu hari, keajaiban! Anak laki-laki itu berteriak, ‘Bilé!’” kata Pele.
Jose Lino sembuh dari speech delay. Semua bergembira. Sejak itu, Jose Lino dipanggil Bile.
Kelak, Bile tumbuh menjadi penjaga gawang di tim sepak bola Bersama Dodinho, ayah Pele.
Sekitar 20 tahun kemudian ketika Pele berusia tiga atau empat tahun, ayah saya Dondinho akan membawa saya ke sesi pelatihan Vasco. Dia pun ikut bermain-main. Setiap berhasil menghentikan tembakan, dia pun berteriak, "Bagus, Bilé!" atau "Hebat, Bilé!"
Saat itu dia masih sangat muda. Entah bagaimana ceritanya, Edson menyatakan kalua besar ingin menjadi kiper seperti Bile yang dia ucapkan ‘Pile’.
Baca Juga: Terungkap! Ternyata ini Alasan Pele Tak Pernah Meraih Ballon d'Or meski Bergelimang Prestasi
Saat dia pindah ke Bauru, sebuah kota di Sao Paulo, ucapan Pile ini menjadi Pele.
“Entah saya yang mengubahnya sendiri atau - menurut paman saya Jorge, itu karena aksen Minas Gerais saya yang kental,” katanya.
Minas Gerais adalah sebuah negara bagian di Brasil, tetangga Sao Paulo.
Kemudian, kata Edson, ada seorang anak laki-laki yang dia sudah tak ingat namanya, mulai menggoda dengan memanggilnya Pele.
“Jadi berkat kiper Bile itu, dan lelucon kecil teman sekelas, saya menjadi Pele. Sekarang sudah dikenal di seluruh dunia dan saya tidak terlalu mempermasalahkannya. Sekarang saya suka nama itu,” papar Edson Arantes do Nascimento alias Pele atau Dico atau Gasolina.
Pele telah meninggal dunia dalam usia 82 tahun di Rumah Sakit Albert Einstein, Sao Paulo, Brasil, Jumat (30/12/2022) dini hari WIB. Pele meninggal dunia setelah berjuang melawan kanker usus yang menggerogoti tubuhnya. (*)