Selain itu, banyak tim yang menengok Blacklist Internasional selama beberapa tahun ini, karena Dominasinya dalam pro scene MLBB dunia.
Walaupun mereka gagal mengukirkan sejarah pada dua turnament sebelumnya seperti di MPLI 2022 dan IESF 2022 kemarin, tim tersebut tetap menjadi unggulan untuk mendapatkan gelar juara dunia.
Sebagai juara dunia M3 World Championship tahun lalu, Blacklist Internasional tentunya ingin mengukir sejarah sebagai tim pertama yang berhasil back to back Champions diajang Dunia tersebut.
Walaupun banyak tim yang akan menghadang jalan mereka, tapi hal tersebut tidak akan membuat Wise dan kawan-kawan mundur.
3. RRQ Hoshi
Meskipun sempat mengalami penurunan performa pada paruh kedua tahun ini, kita enggak boleh mengesampingkan RRQ Hoshi sebagai salah satu tim favorit juara untuk turnamen ini.
Enggak dapat kita pungkiri bahwa, tim ini merupakan langganan turnamen M series yang Moonton selenggarakan.
Secara berturut-turut RRQ Hoshi mengikuti turnament dunia ini sejak tahun 2019 sampai tahun 2023 ini.
Namun memang performa mereka dari tahun ke tahun ketika mengikuti M Series selalu menurun, entah karena hal apa.
Hal inilah yang mungkin akan jadi motivasi buat R7 dan kawan-kawan, untuk bisa meraih trofi turnamen internasional pertama mereka sepanjang sejarah.
4. ECHO
Tim asal Filipina tersebut merupakan Runner up dari MPL PH S10 lalu. Tim tersebut harus kalah ketika Final melawan Blacklist Internasional.
Walaupun kalah di MPL PH S10, mereka tetap merupakan salah satu kandidat kuat juara M4 World Championship.
Tentunya kehadiran dari Jungler veteran seperti KarlTzy dapat memberikan sumbangsih yang nyata bagi timnya.
Perlu diketahui bahwa KarlTzy merupakan salah satu pemain Bren Esports yang pernah menjuarai M2 World Championship.
Tentunya pengalaman dan kemampuannya akan sangat membantu timnya ECHO dapat berbicara lebih banyak bahkan menjadi juara di M4 World Championship ini.
5. TODAK
Sama seperti RRQ Hoshi, Todak juga merupakan tim yang tidak pernah absen sepanjang gelaran turnamen M series.
Tim asal Malaysia ini selalu turut andil dalam setiap turnamen M series, mulai dari M1 hingga M4 World Championship.
Performa mereka pada tahun ini cukup mengagumkan dengan menjuarai MPL MY S9 dan menjadi Runner-up MPL MY S10.
Tentunya hasil tersebut juga secara tidak langsung, menunjukkan konsistensi tim Todak sepanjang tahun ini.
Mereka tentunya juga sangat ingin meraih hasil yang lebih baik dari posisi ketiga, yang sempat mereka dapatkan kala mengikuti turnamen M1 World Championship yang lalu. (*/Aryo)