Suara Denpasar - Liverpool berhasil membeli Cody Gakpo dari PSV dengan harga sekitar 37 juta paun.
Harga pembelian Cody Gakpo tersebut juga disertai dengan potensi pertambahan nilai dari bonus-bonus.
Cody Gakpo sendiri diikat kontrak selama 5,5 tahun dan akan menambah opsi di lini serang 'Si Merah' yang kosong akibat Luis Diaz dan Diogo Jota mengalami cedera.
Perekrutan ini memang terkesan mengejutkan karena Gakpo sebelumnya dikabarkan lebih dekat untuk bergabung ke Manchester United (MU).
Sedangkan Liverpool lebih banyak dikaitkan ingin mengincar gelandang tengah guna penyegaran terhadap James Milner, Jordan Henderson, Naby Keita dan Alex Oxlade-Chamberlain yang sering diterpa cedera.
Namun mantan pemain Arsenal, Paul Merson menilai manuver pembelian Liverpool tersebut hanya ingin mencegah MU mendapatkan Gakpo.
Ia menilai klub Merseyside itu tidak benar-benar membutuhkan tambahan winger baru jika melihat komposisi pemain yang sudah ada.
“Liverpool membeli Cody Gakpo, tetapi seharusnya mereka mendatangkan gelandang. Memangnya dia (Gakpo) akan main? Jika semua pemain fit, kurasa dia hanya akan menjadi pilihan kelima di lini depan,” tulis Paul Merson dalam kolom di Daily Star seperti dikutip Metro.
“Saat semuanya fit, mereka memiliki Salah, Nunez, Diaz, Jota, Firmino, dan sekarang Gakpo di depan. Namun hanya tiga yang dapat bermain. Salah dan Nunez tentu akan menjadi starter,” sambungnya.
Baca Juga: Persib Bandung Enggan Pampang Jadwal Lawan Persija Jakarta, Tim Ibukota Lebih Percaya Diri?
“Jadi sebelum Anda tahu, Anda memiliki empat penyerang lain ingin mengincar satu atau dua tempat di tim. Mereka tidak akan selamanya cedera,” lanjut Merson.
“Pembelian ini terasa seperti 'Stop Manchester United', sungguh. United mencoba untuk mendapatkannya dan ini menghentikan mereka melakukannya,” tutup Paul Merson. (Rizal/*)