Suara Denpasar - Publik disebut heboh dengan beredarnya video 15 detik yang diperankan oleh Syahrini, istri Reino Barack.
Bahkan disebutkan bahwa hal itu menjadi pemicu Reino Barack menceraikan Inces, sapaan akrab Syahrini.
Informasi bahwa Reino Barack dan Syahrini cerai itu dipublikasikan oleh kanal YouTube Warta Selebriti pada 24 Desember 2022 lalu.
Namun benarkah yang disajikan adalah realita? Berikut 8 fakta hasil penelusuruan Suara Denpasar.
1. Tampilan Gambar
Dalam konten tersebut terdapatkan thumnail berisi 3 gambar Syahrini dan Reino Barack.
Dimana salah satunya menampilkan Inces sedang memejamkan mata dengan bagian atas yang separo terbuka.
Sementara di komposisi tengah ada foto Syahrini sedang berpose mengenakan kaos dalam serta ada simbol video ter-'pause'.
2. Judul Tampilan Video
Selain menampilkan kolase gambar sedikit bernuansa dewasa, juga terdapat keterangan tulisan yang menyertainya.
"Video 15 Detik Syahrini Tersebar. Pemicu Reino Barack Ceraikan Syahrini Akhirnya Terungkap," tertulis dalam thumnail video tersebut.
3. Judul Tentang Perceraian
Di bagian judul terdapat informasi bahwa Reino Barack menceraikan Syahrini.
"Terungkap! Alasan Reino Barack Ceraikan Syahrini, Ternyata...!?," tulisnya.
4. Durasi
Video di konten tersebut berdurasi 5 menit, 2 detik.
5. Isi Konten
Awalnya disajikan wawancara Syahrini tentang fashionnya.
"Aku 2010. Udah dimacem-macemin yah. Alhamdulillah, semua udah," kata Syahrini merujuk pada fashionnya.
Kemudian muncul sosok wanita berkomentar tentang kehidupan Inces, dimana kompetensinya sedikit diragukan sebagai narasumber utama.
6. Pembahasan Video 15 Detik
Narator menjelaskan bahwa sempat beredar video 15 detik yang menampilkan Syahrini menunjukkan sepatu warna putihnya yang dianggap tidak sopan, walaupun itu tidak disertai bukti video di konten tersebut.
7. Tidak Ada Bukti
Tidak ada bukti bahwa video berdurasi 15 detik Syahrini itu menjadi penyebab Reino Barack menceraikan sang istri.
Sebab, hingga kini Reino Barack dan Syahrini tetap tampil mesra dan mengunggah kebersamaan di media sosial.
8. Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelusuruan Suara Denpasar tersebut, maka bisa disimpulkan bahwa konten itu kategori miss leading atau antara tampilan luar dengan isi tidak selaras.(*)