Suara Denpasar- Aksi pemukulan sangat brutal seperti adegan UFC yang dilakukan pemain Fiji Pawan Pratap terhadap pemain Timnas Indonesia U-20 langsung direspon federasi setempat.
Federasi sepakbola Fiji langsung memulangkan pemain yang bersangkutan dari Indonesia.
Persatuan Sepakbola Fiji (FA Fiji) secara terbuka juga meminta maaf kepada Indonesia akibat aksi pemukulan brutal di dalam lapangan tersebut dalam International Friendly Match, Jumat (17/2).
Usai menerima laporan FA Fiji langsung mengeluarkan pernyataan sikap sekaligus memulangkan pemain yang bersangkutan.
Ketua Umum FA Fiji, Rajesh Patel dan Exco telah mengambil keputusan dalam 3 sikap berikut:
1. Pemain bersangkutan yang mendapat kartu merah karena tindakan kekerasan akan dikirim kembali ke Fiji.
2. Tindakan disipliner lebih lanjut akan diberikan kepada pemain yang bersangkutan.
3. Manajemen tim sudah diarahkan untuk mengusahakan kedisiplinan tim, baik di dalam maupun di luar lapangan untuk persiapan pertandingan selanjutnya dan seterusnya.
"Kami dengan tulus meminta maaf kepada manajemen tim Indonesia, pemain, dan penggemar pada umumnya dari kedua negara atas apa yang terjadi dalam pertandingan" jelasnya dalam keterangan yang dirilis PSSI, Sabtu (18/2).
Baca Juga: Dewan Keamanan PBB Tak Berdaya Tangani Perang Rusia di Ukraina
“FA Fiji tidak memaafkan perilaku seperti itu dari para pemain nasional kami di tim. Kami akan menindak keras para pemain yang merusak reputasi sepak bola dan negara,” tutup pernyataan tersebut.
Sebelumnya aksi brutal dilakukan pemain Fiji terhadap salah satu pemain Timnas Indonesia U-20.
Aksi itu yakni dengan melakukan pemukulan ke arah kepala sampai dua kali pukulan. ***