Suara Denpasar - Verrell Bramasta akui tidak puas hanya berada di dunia entertainment dan ungkap alasan masuk politik sebagai kader partai PAN.
Memiliki karir cemerlang sebagai seorang publik figur, Verrell Bramasta berusaha untuk menggapai cita-cita dirinya dari awal dengan masuk politik.
"Dari awal aku udah tertarik banget sama dunia politik, bahkan cita-cita aku kepengen jadi Dubes, kepengen jadi Diplomat," kata Verrell dikutip dari kanal YouTube MerryRiana, Sabtu (25/2/2023).
Anak sulung Venna Melinda ini ungkap ketertarikan dirinya di dunia politik sejak ia masih duduk di bangku sekolah.
"Menurut aku ada sesuatu yang menarik line of word ini (dunia politik)," ungkapnya.
Tentu hal tersebut berawal dari kedua orang tua yang terlebih dahulu merintis karir politiknya.
Venna Melinda dan Ivan Fadila telah lama bergelut di dunia politik yang menjadi motivasi pemeran utama sinetron 'Siapa Takut Jatuh Cinta' itu masuk politik.
"My mam udah di politik karirnya kan dah cukup lama kan dari 2009, papah juga sebenarnya dari dulu di politik," terangnya.
Cara kerja kedua orang tua di dunia politik terutama sang ibu, Venna Melinda menurut Verrell memiliki banyak dampak positif bagi khalayak ramai.
Baca Juga: CEK FAKTA: Presiden Jokowi Ternyata Selama Ini Pakai Ijazah Gibran, Benarkah?
Hal tersebut juga yang membuat Verrel akhirnya menempuh jalan yang sama dengan mereka, berawal dari entertainment kemudian mengabdikan dirinya untuk masyarakat.
"Kalau aku ngeliat mamah sih terutama, cara mama bekerja, etos mama bekerja, cara mama bisa membantu banyak orang dari pekerjaannya, itu yang membuat aku kayak kepengen sih gitu juga,"ujar Verrel.
Tidak puas di dunia entertainment, Verrell Bramasta merasa profesinya sebagai aktor hanya bisa menghibur.
Ia merasa hanya bisa memberi pengaruh dan manfaat untuk orang-orang terdekat dilingkungannya dan keluarga saja.
"Mungkin kalau di dunia entertainment kita bisa lah menghibur orang, kita ngebantu orang disekitar kita keluarga kita," jelasnya.
Berbeda ketika dirinya berada di dunia politik, ia merasa akan memiliki jangkauan yang luas untuk membantu banyak orang dengan masuk politik sama seperti kedua orang tuanya.