Gejala dan Efek Jangka Panjang dari Diffuse Axonal Injury: Mengenali & Mengatasi Cedera Otak Traumatik

Suara Denpasar

Minggu, 26 Februari 2023 | 13:45 WIB
Gejala dan Efek Jangka Panjang dari Diffuse Axonal Injury: Mengenali & Mengatasi Cedera Otak Traumatik
Gejala dan Efek Jangka Panjang dari Diffuse Axonal Injury: Mengenali dan Mengatasi Cedera Otak Traumatik (Pixabay)

Suara Denpasar - Cedera otak traumatik (COT) adalah kondisi yang terjadi ketika otak mengalami trauma fisik atau kekerasan yang dapat mempengaruhi fungsinya. 

Salah satu jenis COT yang sering terjadi adalah diffuse axonal injury (DAI), yang terjadi ketika serat saraf di dalam otak rusak atau pecah akibat guncangan yang keras. DAI dapat terjadi pada kecelakaan mobil, kecelakaan olahraga, atau kecelakaan lainnya yang melibatkan kekerasan fisik pada kepala.

Dilansir hopkinsmedicine gejala DAI biasanya muncul dalam beberapa jam atau hari setelah kejadian, dan dapat bervariasi tergantung pada tingkat keparahan cedera. Gejala umum meliputi:

Kesulitan memusatkan perhatian dan konsentrasi
Kehilangan kesadaran atau pingsan
Sakit kepala yang parah
Gangguan keseimbangan dan koordinasi
Gangguan penglihatan dan pendengaran
Perubahan mood dan perilaku
Kesulitan berbicara atau memahami bahasa
Kehilangan kemampuan untuk melakukan aktivitas sehari-hari.
Efek jangka panjang DAI dapat sangat mengganggu dan mempengaruhi kualitas hidup seseorang. Beberapa efek jangka panjang meliputi:

Gangguan kognitif, seperti kesulitan berpikir, memori yang buruk, dan kesulitan belajar.Gangguan fisik, seperti kelemahan otot, kesulitan berjalan, dan kejang-kejang.

Gangguan emosional, seperti depresi, kecemasan, dan iritabilitas.
Kesulitan dalam hubungan sosial dan interaksi dengan orang lain.
Peningkatan risiko gangguan neurologis degeneratif, seperti Alzheimer dan Parkinson.

Untuk mengatasi gejala dan efek jangka panjang DAI, perawatan medis dan rehabilitasi yang tepat sangat penting. Beberapa jenis perawatan medis meliputi obat-obatan untuk mengurangi sakit kepala, obat-obatan anti-kejang, dan terapi fisik untuk membantu meningkatkan keseimbangan dan koordinasi. Selain itu, terapi bicara dan terapi perilaku kognitif juga dapat membantu mengatasi kesulitan kognitif dan emosional.

Penting untuk diingat bahwa setiap individu yang mengalami DAI dapat memiliki pengalaman yang berbeda-beda, dan pengobatan harus disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu. 

Untuk mencegah DAI, penting untuk selalu memakai helm saat berkendara atau melakukan aktivitas yang berisiko kecelakaan, dan menghindari kekerasan fisik pada kepala.

baca juga

Dengan demikian, memahami gejala dan efek jangka panjang dari DAI dapat membantu seseorang untuk mengatasi dampak yang mungkin terjadi setelah mengalami cedera otak traumatik. 

Perawatan medis dan rehabilitasi yang tepat dapat membantu mempercepat pemulihan dan meningkatkan kualitas hidup seseorang yang mengalami DAI. Penting untuk menghindari kekerasan fisik pada kepala dan selalu memakai perlengkapan keselamatan saat melakukan aktivitas berisiko tinggi, seperti berkendara atau berolahraga. (Rizal/*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Panti Asuhan di Palembang Ini Berubah Bak Neraka, Anak-Anak Dipukul, Dihina Bahkan Pada Difabel

Panti Asuhan di Palembang Ini Berubah Bak Neraka, Anak-Anak Dipukul, Dihina Bahkan Pada Difabel

Sumsel | Minggu, 26 Februari 2023 | 11:50 WIB

Anak-Anak Panti Asuhan Fisabilillah Al Amin Palembang Dipukul, Ditendang, Dihina Kata-Kata Kasar

Anak-Anak Panti Asuhan Fisabilillah Al Amin Palembang Dipukul, Ditendang, Dihina Kata-Kata Kasar

Sumsel | Minggu, 26 Februari 2023 | 09:23 WIB

Lakukan Kekerasan pada Mantan Kekasih, Youngbin Didepak dari Grup BLANK2Y

Lakukan Kekerasan pada Mantan Kekasih, Youngbin Didepak dari Grup BLANK2Y

Your Say | Sabtu, 25 Februari 2023 | 17:38 WIB

Terkini

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:34 WIB

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:25 WIB

×