Suara Denpasar – Dirut Pusat Pengelolaan Komplek Gelanggang Olahraga Bung Karno (PPK GBK), Rakhmadi Afif Kusumo akhirnya angkat suara mengenai tertundanya laga El Classico Indonesia, Persija Vs Persib.
Dilansir dari Antara Ia menyebut, faktor keamanan menjadi alasan utama pihaknya menolak pengajuan Stadion Utama GBK sebagai lokasi pertandingan Persija kontra Persib.
Sebelumnya, beredar di media sosial bahwa tertundanya laga sarat akan gengsi tersebut karena pihak management GBK telah melakukan sejumlah persiapan untuk konser girlband asal Korea Selatan, Blackpink.
Bahkan, akun Instagram Blackpink ramai-ramai digruduk oleh panser biru dan jackmania.
“Gara-gara lu, Persija gue batal main di GBK euy," tulis @riz.xx
"Modal aye-aye doang tiket Rp 2 juta. Sudah jelas FIFA bikin aturan stadion buat olahraga, bukan joget-joget," sahut @ocinftr.
Pertandingan Persija Vs Persib sedianya digelar pada Sabtu (4/3/2023). Namun, karena Persija tidak dapat menggunakan dua stadion kandangnya, maka PT LIB menunda pertandingan tersebut.
Dirut Pusat Pengelolaan Komplek Gelanggang Olahraga Bung Karno (PPK GBK), Rakhmadi Afif Kusumo juga menyebut, pengajuan penggunaan stadion GBK untuk pertandingan terlambat.
Pihak PPK GBK telah lebih dahulu menyetujui penggunaan stadion untuk konser Blackpink pada 11 hingga 12 Maret mendatang.
Baca Juga: 6 Fakta Oknum Polisi Jadi Calo Penerimaan Calon Bintara, Berakhir Kena Sanksi Demosi
“Spesifik untuk kegiatan Persija dan Persib mereka masuknya agak akhir-akhir, dan sudah kami tutup dengan kegiatan lainnya,” jelasnya dilansir dari Antara.
Pengajuan yang terlambat ini menimbulkan potensi pihak PPK GBK harus memaksakan untuk penyelenggaraan pertandingan Persija Vs Persib dengan aspek keamanan yang kurang prima. (*/Ana AP)