Pakar Parenting Ungkap Empat Sisi Penyebab Sikap Beringas Mario Dandy Terhadap David, Nomer 4 Terjadi ke Semua Anak

Suara Denpasar

Minggu, 05 Maret 2023 | 14:03 WIB
Pakar Parenting Ungkap Empat Sisi Penyebab Sikap Beringas Mario Dandy Terhadap David, Nomer 4 Terjadi ke Semua Anak
Jonathan Latumahina Beberkan Kondisi Terkini David Oza: Sudah Sadar Tapi... (Twitter @seeksixsuck)

Suara Denpasar – Sikap brutal yang dilakukan Mario Dandy kepada David Ozora kini berbuntut panjang. Pasalnya, remaja 17 tahun itu dianiaya oleh anak mantan pejabat pajak Jakarta selatan hingga koma. 

Kini banyak pihak yang mempertanyakan perihal pola asuh keluarga yang membuat Mario tega melakukan hal sadis tersebut. Mengingat keluarga memiliki kontribusi besar dalam membentuk individu. 

Menanggapi hal tersebut, seorang Pakar Parenting Haniva Hasnah mengatakan bahwa dalam ilmu pengasuhan, terdapat empat sisi untuk mempelajari sikap sadis yang dilakukan Mario. 

“Kalau dihubungkan dengan pola pengasuhan, harusnya anak belajar dari orangtua. Tapi ternyata sekarang anak itu belajarnya dari empat sisi,” tutur Haniva dalam diskusi penyebab tingkah laku sadis Mario Dandy di acara Perempuan Bicara, dikutip dari kanal YouTube tvOne, Minggu (5/3/2023). 

Dia menjelaskan bahwa sisi pertama terlihat dari pola pengasuhan orangtua.

Menurutnya, sikap sadis tersebut tidak akan akan tumbuh apabila orang tua menerapkan kedisiplinan terhadap seorang anak. 

“Ketika anak tidak diberikan kedisiplinan, anak akan merasa longgar. Misal bapaknya sudah memberikan kedisiplinan, tapi ibunya melakukan pembelaan. Sehingga dia akan merasa kalau dapat aturan dari sini, bisa ditawar dari sebelah sini. Ini akan membuat anak tidak bisa mengikuti aturan dari rumah,” tuturnya. 

Sisi kedua menurut Pakar Parenting itu ialah peran dari sekolah yang mampu membuat semua siswanya memiliki karakter yang baik. 

Selanjutnya adalah peran dari peer group atau teman sebaya. Pasalnya, saat anak memasuki usia remaja, mereka cenderung akan membandingkan diri dengan aturan teman-teman sejawatnya.  

baca juga

“Ketika masuk usia remaja, aturan dari orang tuanya akan dibenturkan dengan aturan teman-temannya. Misal ‘di keluargaku seperti ini, di temanku enggak’. Akhirnya mereka mencari aturan yang paling longgar dan paling menguntungkan mereka,” kata Haniva. 

Selain ketiga pola tersebut, sisi terakhir yang dianggap paling penting ialah berbagai media yang mengandung kekerasan, seperti tayangan media sosial, film dan sebagainya. Dari sanalah anak banyak belajar hal-hal yang ingin dirinya ketahui. 

Haniva menjelaskan jika proses belajar tersebut tidak diiringi dengan pengendalian diri, maka ia akan mudah terpancing.

Alhasil, remaja tersebut menjadi tidak bisa berpikir dalam memilih dan memutuskan, maupun mengambil konsekuensi atas tindakannya.   

“Jadi ketika dia pikirannya seolah-olah menjadi korban, dia berpikir ‘aku harus menampilkan kearogansianku kepada dunia bahwa aku mampu melindungi wanitaku’. Kemudian setelah berpikir, dia pilih dengan cara kekerasan,” ujarnya. 

Pakar Parenting itu menilai bahwa tingkah laku sadis Mario Dandy tidak terlepas dari keberadaan status sosialnya yang berada pada kedudukan tinggi.

Sehingga hal itu membuatnya berpikir akan bebas dari jerat hukuman dan tak sempat berpikr soal konsekuensi yang akan didapatkannya. 

“Secara kehidupan mungkin sudah ada pembiasaan bahwa dia dengan strata sosial dan kedudukan yang tinggi. Sehingga ketika dia (Mario) melakukannya, dia berpikir akan terlepas, itulah yang membuat dia tidak memikirkan konsekuensi atau tidak pernah diajarkan memikirkan konsekuensi tersebut,” tutur Haniva. (Putra Bara/*)


Foto: Potret tersangka Mario Dandy dengan pacarnya AG dari laman Instagram @mariodandyss

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jadi Penyelamat, Teka-teki Suara Perempuan Teriak 'Woy' Saat Mario Dandy Aniaya David Terungkap

Jadi Penyelamat, Teka-teki Suara Perempuan Teriak 'Woy' Saat Mario Dandy Aniaya David Terungkap

News | Minggu, 05 Maret 2023 | 13:45 WIB

Bawahan Sri Mulyani Tersandung Dugaan Korupsi, Mantan Penasehat KPK: Seharusnya Memecat Dirinya Sendiri

Bawahan Sri Mulyani Tersandung Dugaan Korupsi, Mantan Penasehat KPK: Seharusnya Memecat Dirinya Sendiri

Denpasar | Minggu, 05 Maret 2023 | 13:29 WIB

Kasus Mario Dandy dalam Sudut Pandang Kemiskinan Daerah Istimewa Yogyakarta

Kasus Mario Dandy dalam Sudut Pandang Kemiskinan Daerah Istimewa Yogyakarta

Your Say | Minggu, 05 Maret 2023 | 11:50 WIB

Terkini

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:36 WIB

Proses Veneer Gigi di Damessa dari Awal hingga Selesai

Proses Veneer Gigi di Damessa dari Awal hingga Selesai

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 19:27 WIB

Residivis Narkoba di OKI Ternyata Produksi Senjata Api Rakitan, Bom Molotov Ikut Disita

Residivis Narkoba di OKI Ternyata Produksi Senjata Api Rakitan, Bom Molotov Ikut Disita

Sumsel | Senin, 22 Juni 2026 | 19:27 WIB

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:26 WIB

Prioritaskan Piala Dunia, Ini Pengaruhnya pada Produktivitas Kerja

Prioritaskan Piala Dunia, Ini Pengaruhnya pada Produktivitas Kerja

Your Say | Senin, 22 Juni 2026 | 19:25 WIB

Misteri Pesan WA Anonim Ungkap Penyekapan Tragis 3 Tahun di Bandung

Misteri Pesan WA Anonim Ungkap Penyekapan Tragis 3 Tahun di Bandung

Jabar | Senin, 22 Juni 2026 | 19:21 WIB

Hotel Sultan Bakal Dirobohkan! Prabowo Ingin Bangun Ikon Baru Berstandar Internasional

Hotel Sultan Bakal Dirobohkan! Prabowo Ingin Bangun Ikon Baru Berstandar Internasional

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:21 WIB

Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?

Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:20 WIB

Bisakah Melacak iPhone yang Mati Total? Ini Jawaban dan Cara Lengkapnya

Bisakah Melacak iPhone yang Mati Total? Ini Jawaban dan Cara Lengkapnya

Tekno | Senin, 22 Juni 2026 | 19:15 WIB

Imbas Lonjakan Harga Memori, Nothing Batalkan Peluncuran CMF Phone Terbaru

Imbas Lonjakan Harga Memori, Nothing Batalkan Peluncuran CMF Phone Terbaru

Tekno | Senin, 22 Juni 2026 | 19:15 WIB