Suara Denpasar - Belum lama ini, publik dibuat kesal oleh tindakan penganiayaan yang dilakukan seorang anak pejabat bernama Mario Dandy, beserta kekasihnya, Agnes Gracia.
Ironisnya, upaya penyelesaian kasus penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy dan Agnes Gracia ini dinilai publik kurang maksimal.
Beberapa orang bahkan berasumsi bahwa Agnes Gracia merupakan sosok yang mempunyai bekingan kuat. Karenanya, cukup sulit untuk diminta pertanggungjawaban atas perbuatannya dalam kasus penganiayaan mantan pacarnya yang bernama David.
Untuk diketahui bahwa bukti-bukti keterlibatan Agnes Gracia memang sudah beredar di sosial media. Terutama isi chat yang diduga dikirim Agnes Gracia untuk 'menjebak' David.
Namun demikian, hingga kini tampak belum ada upaya penahanan untuk Agnes Gracia. Hal ini menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat: siapa orang di belakang Agnes Gracia?
Usut punya usut, hal tersebut ternyata berhasil diungkap Kuasa Hukum Agnes Gracia yang bernama Mangatta Toding Allo.
Dalam satu kesempatan, Mangatta Toding Allo mengungkapkan latar belakang kliennya tersebut. Kemudian menyatakan bahwa mereka (maksudnya, keluarga Agnes) sedang dalam kondisi terpuruk, dan memprihatinkan.
Hal itu menurutnya dikarenakan hampir semua anggota keluarga Agnes Gracia dikabarkan sedang jatuh sakit.
"Bapaknya sedang sakit stroke, ibunya juga, dan kakaknya juga sedang sakit," kata Mangatta Toding Allo, dilansir Suara Denpasar dari Hops.ID, Selasa, 7/3/2023.
Baca Juga: Hasil Bola Tadi Malam: Brentford Menangi Drama 5 Gol Kontra Fulham, Osasuna Ditahan Celta Vigo
"Bahkan saat ini ibunya sedang berada di salah satu rumah sakit, dan ibunya belum mengetahui tentang masalah ini. Kami sedang sangat dilematis," katanya lagi.
Sebagai informasi, bahwa latar belakang ekonomi keluarga Agnes Gracia sendiri dikabarkan biasa-biasa saja. Maksudnya bukan lahir dari keluarga super-kaya, sebagaimana pacarnya, Mario Dandy.
Menurut Mangatta Toding Allo selaku Kuasa Hukum, keluarga Agnes Gracia hanyalah seorang pemilik toko material.
"Kami harus kasih tahu kalau keluarga ini bukan keluarga siapa-siapa, keluarga ini hanya punya toko material di depan rumahnya," ungkap Mangatta Toding Allo. (Rizal/*)