Waspada! Musim Kemarau Diprediksi Tiba Lebih Awal, Begini Penjelasan BMKG

Suara Denpasar | Suara.com

Rabu, 08 Maret 2023 | 06:30 WIB
Waspada! Musim Kemarau Diprediksi Tiba Lebih Awal, Begini Penjelasan BMKG
Waspada! Musim Kemarau Diprediksi Tiba Lebih Awal, Begini Penjelasan BMKG (Antara)

Suara Denpasar – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan, sebagian wilayah di Indonesia akan mengalami musim kemarau pada April 2023 mendatang.

Dilansir dari Antara, Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati dalam konferensi pers 'Prakiraan Awal Musim Kemarau 2023 dan Perkembangan Kondisi Cuaca di Wilayah Indonesia' secara daring di Jakarta, Senin (6/3/2023), menyampaikan bahwa awal musim kemarau 2023 masuk tidak bersamaan.

Sebanyak 119  dari 699 zona musim di Indonesia atau 17 persen, meliputi di Nusa Tenggara, Bali, dan sebagian Jawa Timur akan memasuki musim kemarau pada Mei 2023.

Lalu, Sebanyak 155 zona musim atau 22,2 persen wilayah akan memasuki musim kemarau pada Juni 2023, meliputi sebagian besar Sumatera, sebagian kecil Jawa, Kalimantan bagian selatan, sebagian Sulawesi, sebagian Maluku, dan sebagian Papua.

Sedangkan, sebanyak 113 zona musim atau 16 persen dari zona musim lainnya. Daerah yang memiliki musim hujan atau musim kemarau sepanjang tahun.

"Jadi hanya punya satu musim. Itu di wilayah Indonesia ada sekitar 16 persen zona musim," paparnya.

Dwikorita Karnawati, mengungkapkan, musim kemarau tahun ini diawali dengan bertiup angin dari arah Benua Australia yang akan dimulai dari wilayah Nusa Tenggara dan Bali pada April 2023.

Lalu disusul terjadi di wilayah Jawa, kemudian terjadi berkembang hampir di seluruh wilayah Indonesia pada periode Mei hingga Agustus 2023.

Ia juga menyampaikan bahwa prakiraan musim kemarau berdasarkan hasil pemantauan BMKG yang menunjukkan adanya fenomena La Nina menuju netral pada periode Maret 2023.

Dwikorita itu juga mengingatkan kementerian atau lembaga pemerintah, daerah, institusi terkait dan seluruh masyarakat untuk lebih siap dan antisipatif terhadap kemungkinan dampak musim kemarau yang lebih kering.

"Jadi ini perlu diantisipasi dikhawatirkan akan mengalami peningkatan risiko bencana kekeringan meteorologis kebakaran hutan dan lahan dan kekurangan air bersih," katanya.

Tak hanya itu, Ia juga meminta pemerintah daerah untuk lebih optimal melakukan pemanenan air hujan mengingat saat ini masih ada hujan.

"Mohon kita jadikan informasi prakiraan musim kemarau ini sebagai bentuk peringatan dini," tuturnya. (*/Ana AP)
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Termasuk Jakarta, Hujan Ringan Diprakirakan Guyur Sejumlah Daerah di Indonesia Pada Senin Ini

Termasuk Jakarta, Hujan Ringan Diprakirakan Guyur Sejumlah Daerah di Indonesia Pada Senin Ini

News | Senin, 06 Maret 2023 | 08:10 WIB

Empat Kabupaten Dikepung Banjir, BMKG Prediksi Bintan Masih Berpotensi Hujan Lebat hingga 7 Maret

Empat Kabupaten Dikepung Banjir, BMKG Prediksi Bintan Masih Berpotensi Hujan Lebat hingga 7 Maret

Batam | Sabtu, 04 Maret 2023 | 17:23 WIB

Hujan Dan Angin Kencang di Bali Masih Berpotensi Terjadi Hari Ini Sampai Besok

Hujan Dan Angin Kencang di Bali Masih Berpotensi Terjadi Hari Ini Sampai Besok

Bali | Sabtu, 04 Maret 2023 | 10:20 WIB

Terkini

Waspadai Hantavirus, DPR Desak Pemerintah Perketat Bandara dan Pelabuhan

Waspadai Hantavirus, DPR Desak Pemerintah Perketat Bandara dan Pelabuhan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:17 WIB

Dividen BRI Mulai Dicairkan, Investor Terima Pembayaran Tunai Rp31,47 Triliun

Dividen BRI Mulai Dicairkan, Investor Terima Pembayaran Tunai Rp31,47 Triliun

Bogor | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:16 WIB

Purbaya Ungkap Sumber Dana Bond Stabilization Fund Demi Perkuat Nilai Tukar Rupiah

Purbaya Ungkap Sumber Dana Bond Stabilization Fund Demi Perkuat Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:13 WIB

Hari Ini, BRI Cairkan Dividen Tunai Rp31,47 Triliun kepada Pemegang Saham

Hari Ini, BRI Cairkan Dividen Tunai Rp31,47 Triliun kepada Pemegang Saham

Bali | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:13 WIB

Yuni Shara Rayakan 35 Tahun Berkarya Lewat Konser Megah 3553 Concert di Surabaya

Yuni Shara Rayakan 35 Tahun Berkarya Lewat Konser Megah 3553 Concert di Surabaya

Entertainment | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:12 WIB

5 Cara Memilih Hewan Kurban dan Daging Kurban yang Layak Dikonsumsi Saat Idul Adha

5 Cara Memilih Hewan Kurban dan Daging Kurban yang Layak Dikonsumsi Saat Idul Adha

Lifestyle | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:10 WIB

Samsung Galaxy A37 5G Resmi Hadir di Indonesia, Andalkan Kamera Nightography dan Baterai 5000mAh

Samsung Galaxy A37 5G Resmi Hadir di Indonesia, Andalkan Kamera Nightography dan Baterai 5000mAh

Tekno | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:09 WIB

Tembus Rp865 Miliar, BRI Jadi Tulang Punggung Ekonomi Pelaku Usaha di NTT

Tembus Rp865 Miliar, BRI Jadi Tulang Punggung Ekonomi Pelaku Usaha di NTT

Bri | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:09 WIB

Privasi Semakin Tipis di Era Digital: Ketika Hidup Jadi Konsumsi Publik

Privasi Semakin Tipis di Era Digital: Ketika Hidup Jadi Konsumsi Publik

Your Say | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:07 WIB

Tantangan Iklim Makin Kompleks, Pendekatan Interdisipliner Dinilai Jadi Kunci

Tantangan Iklim Makin Kompleks, Pendekatan Interdisipliner Dinilai Jadi Kunci

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:07 WIB