Suara Denpasar - Berita mengejutkan tentang Megawati Soekarnoputri, dirinya dituduh menjadi penyebab kematian dua mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), lantas saja berita itu menghebohkan warganet.
Ketua Umum PDI Perjuangan itu memang kerap menjadi perhatian publik lantaran beberapa kali menyampaikan pernyataan yang menuai pro dan kontra dari pidatonya.
Namun baru-baru ini beredar kabar yang menghebohkan publik, diwartakan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) melaksanakan demo aksi bela islam menentang pernyataan Ketum PDIP tentang ibu-ibu pengajian.
Tak hanya sampai di situ, berita itu juga menarasikan bahwa ada dua mahasiswa HMI yang meninggal dunia karena kegiatan demo tersebut.
Berita itu kemudian viral usai tersebar di sosial media dan berhasil menarik banyak perhatian warganet.
Pasalnya, dalam video yang mewartakan berita itu, ditayangkan seorang reporter sedang meliput demo atau unjuk rasa yang dihadiri oleh sekelompok Himpunan Mahasiswa Islam.
Video itu diunggah oleh channel YouTube MENARA POLITIK, sebagaimana dilansir Suara Denpasar pada Rabu, (8/3/2023).
Video itu diunggah dengan judul 'AKIBAT ULAH MEGAWATI!!! DUA MAHASISWA HMI MENINGGAL PASCA IKUT DEMO AKSI BELA ISLAM'.
Selain itu, pada bagian gambar utama juga dituliskan 'AKIBAT ULAH MEGAWATI, DUA KORBAN NYAWA MELAYANG, MAHASISWA HMI MENINGGAL PASCA IKUT AKSI BELA ISLAM'.
Video itu diunggah dengan durasi 8 menit 6 detik, pada bagian gambar utama terlihat foto ribuan massa sedang unjuk rasa membawa bendera HMI dan bendera merah putih Indonesia.
Video itu viral usai diunggah kemarin, yaitu pada Selasa, 7 Maret 2023, bahkan berhasil menarik perhatian publik, karena sudah ditonton sebanyak 40 ribu kali.
Lantas apakah berita tentang Megawati dan kematian dua mahasiswa HMI itu merupakan fakta? Atau justru hanya kebohongan belaka alias hoax?
CEK FAKTA
Setelah melakukan penelusuran, dalam berita tersebut terlihat ditampilkan potongan video aksi unjuk rasa yang dihadiri oleh sekelompok massa HMI, terlihat juga seorang reporter menjelaskan kegiatan tersebut.
Kemudian, lanjutan dari video itu adalah penjelasan narator, sang narator menjelaskan bahwa tentang pernyataan Megawati yang menimbulkan pro dan kontra tentang pengajian ibu-ibu.
Setelah ditelusuri lebih dalam, diketahuo bahwa video unjuk rasa HMI itu merupakan video lawas yang sudah tayang 3 tahun lalu, adapun reporter dalam video itu adalah jurnalis dari salah satu stasiun televisi.
Faktanya, video lawas demo mahasiswa HMI itu tidak ada kaitannya dengan pernyataan Megawati soal pengajian ibu-ibu yang baru-baru ini viral.
Tuntutan yang disampaikan mahasiswa HMI dalam video lawas 3 tahun itu adalah tuntutan tentang RUU KPK.
Adapun 2 mahasiswa yang meninggal adalah mahasiswa Universitas Halu Oleo Kendari 3 tahun lalu, dan bukan disebabkan oleh demo aksi bela islam sebagaimana diwartakan oleh sang YouTuber.
Demo itu sebenarnya adalah demo penolakan RUU KPK yang diselenggarakan mahasiswa 3 tahun lalu di gedung DPR RI.
Tim Suara Denpasar juga menelusuri akun Instagram HMI, yaitu @hmikaderumat, tidak sama sekali ditemukan informasi bahwa pihaknya melancarkan aksi bela islam terkait isu pernyataan pengajian ibu-ibu.
Jadi, dapat disimpulkan bahwa berita tentang Megawati dan tewasnya dua mahasiswa HMI karena terlibat demo aksi bela islam adalah berita bohong alias hoax. (*/Ana AP)