Suara Denpasar – Siap-siap patah hati nasional, Raline Shah dikabarkan akan menikah dengan pria tajir anak eks menteri SBY.
Kabar mengenai Raline Shah akan segera menikah tersebut diduga dari unggahan sang ayah yang memperlihatkan foto ulang tahun Raline Shah bersama seorang pria yang diduga calon suaminya.
Seperti diketahui, Raline Shah merupakan seorang wanita yang masih jomblo lantaran ia tidak pernah terlihat dekat dengan seorang pria manapun.
Terlebih melihat postingan di akun media sosial Instagram milik peribadinya, Raline Shah tidak pernah sekalipun memamerkan pria di akun media sosialnya itu.
Dikutip Suara Denpasar dari Hops.ID, sosok pria yang terlihat bersama dengan Raline Shah yang diduga sebagai calon suaminya itu bernama Ramaditya Marendra Djan.
Ramaditya merupakan anak dari eks menteri Djan Faridz era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY.
Selain anak eks menteri, Ramaditya juga merupakan seorang pria pengusaha sukses di usia muda.
Sejauh ini, Raline Shah memang tidak pernah sekalipun mengungkapkan bahwa dirinya dekat dengan pria spesial dalam hidupnya.
Kilas balik pada saat Raline Shah menghadiri podcast bersama Luna Maya. Raline mengungkapkan bahwa dirinya pernah menjalin hubungan dengan seorang pria namun selalu gagal.
Baca Juga: Nani Wijaya Meninggal Dunia, Rieke Diah Pitaloka Kuatkan Keluarga Sang Artis
Kegagalan itu terjadi dikarenakan Raline yang terlalu memprioritaskan pekerjaannya dibandingkan menjalin hubungan yang lebih serius, sehingga banyaknya pria yang memilih untuk mundur saat menjalin kasih dengannya.
"Aku itu bukan orang romantis, dan bener-bener tidak pernah memprioritaskan hubungan dan itulah makanya semua hubungan aku juga gagal," ungkap Raline shah saat menjadi bintang tamu dalam podcast Luna Maya 21 Mei 2022.
"Beberapa hubungan aku tu serius sebenarnya tapi orangnya melihat prioritas aku tuh bukan mereka bukan keluarga tapi lebih ke karier. Dan banyak laki-laki yang tidak bisa mendukung karier perempuan seperti kita," tambahnya.
lebih lanjut, Raline mengungkapkan bahwa menjadi seorang perempuan itu harus benar-benar bisa memilih cinta lewat kekuatan bukan ketergantungan.
"Cinta itu lewat kekuatan bukan ketergantungan. Karena kan pas kita ketemu dia kita tuh butuh teman secara emosional yang bisa kita curhati," sambungnya. (Rizal/*)