Namun, yang perlu diperhatikan adalah sebagai pemilik rumah, kamu sudah menentukan hal-hal apa saja yang boleh dilakukan dan tidak boleh.
Maka perlu didiskusikan bersama agar tidak ada kesalahpahaman yang terjadi.
Kamu tidak selalu bisa menjadi seperti yang orang lain harapkan
Ada saatnya kamu bisa mengikuti kemauan orang lain, tetapi ada pula waktu dimana kamu bisa menolak.
Karena waktu kamu dan setiap orang itu tentu saja berbeda dalam hal mungkin kamu sedang sibuk dan tak ingin diganggu sehingga tidak bisa memenuhi undangan mereka.
Boleh jadi kamu tidak bisa membantu mereka karena memang kamu tidak bisa dan mampu. Begitu juga sebaliknya dengan mereka.
Tidak perlu untuk memaksakan kehendakmu kepada orang lain.
Jangan obral permintaan maaf
Dalam situasi seperti ini, tak perlu selalu meminta maaf kepada orang lain. Hanya karena merasa bersalah lanngsung minta maaf.
Baca Juga: Diduga Nakes Pembuat Konten Ejek Pasien BPJS Viral Tak Mau Ngaku Salah
Padahal apa yang kamu lakukan belum tentu salah dan juga menyakiti hati orang lain.
Sehingga perlu penyaringan terlebih dahulu dari kamu agar bisa melihat sesuatu dengan cara yang bijak.
Jika memang salah, sudah tentu saja menjadi kewajiban kamu untuk meminta maaf.
Tunjukkan bahasa tubuh yang penuh percaya diri
Jika kamu menginginkan rasa hormat dari orang lain, maka salah satu kunci yang harus ada pada dirimu adalah kepercayaan diri dan tunjukkan itu pada gestur kamu.
Karena Bahasa tubuh yang baik juga merupakan komunikasi dalam sebuah gerak, sehingga orang pun memberikan respek yang positif kepada kamu dari gestur yang kamu tampilkan.