11 Tuntutan Pelajar & Mahasiswa Papua atas Kejahatan Kemanusiaan yang Dilakukan Aparat di Puncak Papua

Suara Denpasar | Suara.com

Senin, 27 Maret 2023 | 11:45 WIB
11 Tuntutan Pelajar & Mahasiswa Papua atas Kejahatan Kemanusiaan yang Dilakukan Aparat di Puncak Papua
11 Tuntutan Pelajar & Mahasiswa Papua atas Kejahatan Kemanusiaan yang Dilakukan Aparat di Puncak Papua (Dokumen IPMAP-BPKW Bali)

Suara Denpasar - Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Puncak Papua, Badan Pengurus Koordinator Wilayah (IPMAP-BPKW) Jawa dan Bali memberikan 11 tuntutan berupa pernyataan sikap atas tindakan kejahatan kemanusiaan yang berujung pada kematian warga sipil Kabupaten Puncak Papua.

Kejahatan itu dilakukan oleh Aparat dalam kurun waktu 3 tahun terakhir ini yaitu tahun 2020 sampai 2023. Tercatat 9 orang wara sipil tewas ditembak, diantaranya 5 orang dari Distrik Gome Utara, Kampung Yaiki-Maiki yang terjadi pada 19-20 November 2020, dan 4 orang dari Distrik Amukia, Desa Eromaga, Kabupaten Puncak Papua yang terjadi pada 06-08 Juni 2021.

Koordinator IPMAP-BPKW Bali, Fredi Kula mengatakan kejahatan kemanusiaan yang dilakukan oleh Aparat masih terus terjadi sampai saat ini.

"Kejahatan kemanusiaan yang dilakukan oleh TNI-POLRI di Kabupaten Puncak Papua itu hampir tidak pernah diekspos di media, padahal musuh mereka kan bukan masyarakat sipil, tapi itu hampir tidak pernah diketahui banyak orang. Justru kalau ada anggota dari TNI-POLRI yang meninggal karena baku tembak pasti ramai beritanya," kata Fredi kepada denpasar.suara.com, Senin (27/3/2023).

Fredi menjelaskan, pada tanggal 22 februari 2022, pukul.10:00 Wit malam, aparat TNI melakukan penyikasaan terhadap 7 orang anak SD dengan tuduhan telah membantu kelompok organisasi Papua merdeka mencuri senjata dari TNI di Yonif 751.

"Atas penyiksaan itu salah satu dari anak-anak tersebut yaitu Makilon Tabuni (8) meninggal karena pukulan, sementara 6 orang lainnya disiksa secara tidak manusiawi," jelasnya. 

Selain itu, Fredi menjelaskan pada 3 maret 2023, Satgas Yonif 303 melakukan penyerangan terhadap masyarakat sipil lantaran emosi. 

"Tujuan TNI-POLRI ke kampung Pamebut untuk menyerang pimpinan Kalenak Murib dan Teni Kulua, namun karena tidak ada akhirnya menyerang masyerakat sipil. Ibu Tarina Murib terkena peluru saat ia keluar dari Honai (Rumah) jam 5 pagi untuk keluar buang air," ujarnya.

Fredi Kula menceritakan bahwa setelah Ibu Tarina Murib tewas tertembak, kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) turun dari gunung dan melakukan penyerangan terhadap Satgas Yonif 303 yang menewaskan Praka Jumardi. 

"Kemudian anggota OPM pergi, TNI mulai melepaskan tembahkan sembarangan terhadap masyarakat sipil yang mengakibatkan 8 orang korban luka-luka dan 1 orang meninggal dunia atas nama Tarina Murib yang dimutilasi," kata dia.

Lebih lanjut pimpinan Koordinator IPMAP-BPKW Bali itu mengatakan, pada tanggal 22 maret 2023 Pemerintah Kabupaten Puncak mengeluarkan status DPO terhadap anggota-anggota TPNPB yang terlibat saling tembak dengan Satgas Yonif 303 yang menewaskan Praka Jumardi itu.

"Karena itu, TPNPB pimpinan Lekagak Telengen emosi dan akhinya menembak salah satu abang ojek. Lalu pihak TNI-POLRI balas serangan atau mengejar TPNPB ke Distrik Gome kampung Yenggernok kemudian membakar sejumlah rumah dan menewaskan anak di bawah umur atas nama Enius Tabuni Umur 12 tahun. 

Saat ini Kontak tembak senjata antara TNI dan OPM membuat masyarakat dari distrik Gome, Magebume dan Yugumuak mengungsi ke Distrik Sinak, Kabupaten Puncak Jaya dan sebagian mengungsi ke Kabupaten Nabire dan Mimika.

Sejak tahun 2020 hingga tahun 2023 dalam kurung waktu 3 tahun ini kejahatan TIN-POLRI terhadap masyarakat Kabupaten Puncak Papua mencapai 11 orang warga sipil meninggal ditembak dan 17 warga sipil lainya mengalami luka berat," tandasnya.

Adapun 11 Tuntutan Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Puncak Papua, Badan Pengurus Koordinator Wilayah (IPMAP-BPKW) Jawa dan Bali sebagai berikut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kocak! Gadis Asal Nabire Papua Minta Ayam, Mic-nya Ngadat Dibetulin Presiden Jokowi

Kocak! Gadis Asal Nabire Papua Minta Ayam, Mic-nya Ngadat Dibetulin Presiden Jokowi

| Rabu, 22 Maret 2023 | 15:00 WIB

26 Tahun Limbah Tailing Freeport Dibuang ke Sungai di Papua, KLHK Diam, Kang Dedi: Ini Serius Problemnya

26 Tahun Limbah Tailing Freeport Dibuang ke Sungai di Papua, KLHK Diam, Kang Dedi: Ini Serius Problemnya

| Selasa, 07 Februari 2023 | 22:21 WIB

Kang Dedi Mulyadi Soroti Limbah Tailing Freeport di Papua: Ini Serius, Ribuan Warga Menderita!

Kang Dedi Mulyadi Soroti Limbah Tailing Freeport di Papua: Ini Serius, Ribuan Warga Menderita!

| Kamis, 02 Februari 2023 | 00:00 WIB

Heboh! Beredar Video Anak Kelas 6 SD Hamil di Fakfak Papua, Siap Melahirkan Anak Pertama

Heboh! Beredar Video Anak Kelas 6 SD Hamil di Fakfak Papua, Siap Melahirkan Anak Pertama

| Minggu, 29 Januari 2023 | 22:07 WIB

Terkini

Kylian Mbappe Bocorkan Tips Rahasia demi Prancis Juara Piala Dunia 2026

Kylian Mbappe Bocorkan Tips Rahasia demi Prancis Juara Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 25 Maret 2026 | 23:30 WIB

Halal Bihalal Bank Sumsel Babel 2026: Perkuat Sinergi dan Bangun Budaya Kerja Positif

Halal Bihalal Bank Sumsel Babel 2026: Perkuat Sinergi dan Bangun Budaya Kerja Positif

Sumsel | Rabu, 25 Maret 2026 | 23:29 WIB

Kondisi Terkini Jalur Puncak Cianjur - Bogor, Hujan Deras Picu Kabut Tebal

Kondisi Terkini Jalur Puncak Cianjur - Bogor, Hujan Deras Picu Kabut Tebal

Bogor | Rabu, 25 Maret 2026 | 23:23 WIB

Kecelakaan Beruntun di Jalur Bogor-Sukabumi: 5 Orang Luka, Arus Lalu Lintas Sempat Tersendat

Kecelakaan Beruntun di Jalur Bogor-Sukabumi: 5 Orang Luka, Arus Lalu Lintas Sempat Tersendat

Jabar | Rabu, 25 Maret 2026 | 23:15 WIB

Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan

Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 23:10 WIB

5 Fakta Aksi Begal Sadis di Prabumulih: Korban Ditendang hingga Motor Raib

5 Fakta Aksi Begal Sadis di Prabumulih: Korban Ditendang hingga Motor Raib

Sumsel | Rabu, 25 Maret 2026 | 23:03 WIB

Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan

Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:44 WIB

Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:38 WIB

Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!

Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:32 WIB

Keputusan Carlo Ancelotti Coret Neymar Bikin Marah Legenda Brasil

Keputusan Carlo Ancelotti Coret Neymar Bikin Marah Legenda Brasil

Bola | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:30 WIB