Narasi tentang AHY yang mengkritik Jokowi karena Indonesia "turun kelas" juga bukan kebohongan. Sebab AHY pernah menyampaikan hal itu lewat Twitter pada 7 Juli 2021.
"Idealnya, kita selalu naik kelas. Jangan tinggal kelas, apalagi turun kelas. Masalah gentingnya, bukan dimana status kelas kita saat ini, tapi mampukah negara ini menyelamatkan rakyatnya dari Covid?" tulis AHY di Twitter, seperti dilihat Suara Denpasar pada Kamis (30/3/2023).
Kendati demikian, narator sama sekali tidak menyinggung soal sikap putra Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, terhadap situasi ini.
Melansir Antara News, Gibran memang pernah menanggapi AHY yang membandingkan kinerja Jokowi dan SBY. Namun alih-alih murka dan mengambil tindakan tegas, Gibran justru menunjukkan sikap santai.
"Ora opo, malah apik (tidak apa-apa, malah bagus). Kenapa harus ditanggapi, saya itu siapa. Cuma wali kota, dia kan ketua umum. Beliau lebih di atas saya, beliau kan senior," kata Gibran sebagaimana dikutip dari Antara News.
KESIMPULAN
Berdasarkan penjelasan di atas, klaim tentang Gibran murka setelah AHY menantang Jokowi adalah salah dan narasi tersebut masuk ke kategori misleading content atau konten yang menyesatkan. (*/Dinda)