Suara Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster dikecam sebagai ‘pembunuh’ oleh pecinta sepakbola di Indonesia.
Hal itu imbas dari penolakan yang dilakukan Koster terhadap Timnas Israel yang akan bermain di Piala Dunia U-20 2023 mendatang.
Sejatinya, Indonesia sudah ditetapkan sebagai tuan rumah dalam perhelatan Piala Dunia U-20 2023 pada Mei- Juni 2023 mendatang.
Namun sayang, Gubernur Bali tersebut yang sudah menandatangani Government Guarantee untuk menjadi salah satu tempat penyelenggaraan Piala Dunia U-20 termasuk didalamnya Drawing Piala Dunia U-20.
Akibatnya, FIFA kini telah mengumumkan secara resmi bahwa Indonesia batal menjadi tuan rumah, sehingga Timnas Indonesia pun gagal menjadi peserta.
Pasalnya, Timnas Indonesia U-20 bisa menjadi peserta lantaran lewat jalur khusus yakni sebagai tuan rumah.
Atas hal tersebut, Koster pun saat ini menjadi salah satu orang yang menyebabkan Indonesia gagal menjadi tuan rumah dan dikeam sebagai pembunuh serta penghancur mimpi pesepakbola Indonesia.
Hal itu terungkap dari sejumlah komentar penggemar sepakbola di kolom komentar unggahan @kostergubernurbali pada (21/2/2022) lalu.
“Pembunuh harapan Garuda Muda, huhh edann,” tulis @mstwn1_.
“I WAYAN KOSTER, namanya akan terkenang dalam catatan sejarah sebagai pembunuh mimpi anak bangsa, gubernur perusak citra Bali selamanya diingat oleh masyarakat Bali sebagai gubernur punyahhh @kostergubernurbali,” tulis @mdwkwrtm.
“Penghancur sepakbola Indonesia,” tulis @hamzah_020109.
“Penghancur,” tulis @iwokk_1.
“Beban negara, puas pak bikin hancur harapan anak bangsa sekejap mata?,” tulis @riswanfaqot_23.
“Penghancur mimpi anak Indonesia,” tulis @supriadi_jaya_farm.
Sebelumnya, Koster telah buka suara mengenai penolakannya terhadap Israel.