Suara Denpasar – Erick Thohir kini menjadi Ketua Umum PSSI periode 2023-2027. Terpilihnya Erick Thohir ini yaitu untuk menggantikan posisi Mochamad Iriawan Lubis sebelum yang masa jabatannya telah berakhir, dikutip dari laman pssi.org (16/02/2023).
Terdapat dua kandidat yang memiliki perolehan suara yang cukup besar yakni Erick Thohir dan AA Lanyalla Mattalitti. Sementara Arif Putra Wicaksono dan Doni Setiabudi tidak memperoleh jumlah suara apapun dan salah salah satu kandidat lainnya telah mengundurkan diri yaitu Fery Djemy Francis.
Erick Thohir terpilih menjadi ketua umum karena memperoleh suara sebesar 64 dan kandidat terberatnya hanya 22 suara yang dikantongi oleh AA Lanyalla Mattalitti.
Tersebarnya kabar Erick Thohir menjadi Ketua Umum PSSI tersebut cukup mengagetkan beberapa pihak salah satunya adalah pelatih Timnas U22, Indra Sjafri atau biasa dipanggil Coach Indra.
Coach Indra mengatakan kalau dirinya merasa surprise dengan terpilihnya Erick Thohir sebagai ketua PSSI yang baru.
Dalam video kanal YouTube Baim Paula, Kamis (06/04/2023), Coach Indra mengungkapkan melalui wawancaranya bersama Baim Wong, “Saya agak surprise. Dalam arti kata, kok beliau mau? Sebenarnya beliau kan nggak ada rencana apa-apa, nggak kita dengar tuh beliau ingin jadi ketua umum PSSI.”
Menurut pemikiran Coach Indra, melihat dari background Erick Thohir yang kini menjabat Ketua Umum PSSI, dimungkinkan ke depannya PSSI bisa sukses atau setidaknya masih punya harapan untuk lebih baik ke depannya. Tentu saja Erick Thohir membutuhkan dukungan dari setiap elemen bangsa ini.
Sementara Coach Bima Sakti yang juga hadir mengatakan, Erick Thohir punya pengalaman di dunia sepak bola yang bukan hanya di tingkat nasional dan Asia saja, tetapi bisa dikatakan sudah berada di tingkat internasional.
Bahkan menurut Baim Wong, untuk menjadi ketua umum PSSI ini sudah beberapa kali ditawarkan kepada Erick Thohir, dia selalu menolak dan baru kali ini dia mau menerimanya.
Baca Juga: Cek Fakta: Indonesia Kembali Jadi Tuan Rumah Piala Dunia, Erick Thohir Bernegosiasi dengan FIFA
Sebagai ketua umum saja tentulah tidak cukup untuk mengembangkan PSSI, maka sosok kepemimpinan diperlukan di dalamnya dan memiliki kemampuan untuk membangun hubungan baik dengan Lembaga sepak bola dunia yaitu FIFA. (*/Dinda)