Suara Denpasar - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo ikut menyoroti kasus pencabulan terhadap belasan santriwati di pondok pesantren yang ada di Batang.
Menilik dari unggahan video di laman Instagramnya, Ganjar tampak kesal dengan kasus pencabulan ini saat datang ke Polres Batang bersama Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi.
Tak hanya itu, Ganjar juga secara langsung ngamuk dan memarahi hingga menginterogasi pengasuh ponpes bernama Wildan Mashuri selaku tersangka dalam kasus pencabulan.
“Punya anak perempuan? Kalau anakmu dibegitukan ikhlas? Kenapa kamu tega melakukan itu? Apalagi korbanmu itu masih anak-anak,” cecar Ganjar seperti dikutip dari Instagramnya, Selasa (11/4/2023).
Ganjar pun tampak semakin berang saat pelaku mengaku khilaf melakukan perbuatan kejinya tersebut.
“Masak khilaf berulang kali? Jujur saja sekarang, berapa santri yang jadi korbanmu?" tanya Ganjar dengan nada tinggi.
“Ada 15 an pak,” jawab pelaku.
Orang nomor 1 di Jawa Tengah ini mengaku marah karena korban dari kasus pencabulan tersebut masih anak-anak. Ia tak bisa membayangkan bagaimana rasa trauma yang dialami korban saat ini.
“Tentu kami marah. Apalagi korbannya masih anak-anak. Bagi kami, ini serius karena anak kita itu harus dilindungi, bukan untuk dikerasi dalam bentuk apa pun. Kami akan langsung terjunkan tim, membuka posko dan trauma healing pada korban," kata Ganjar. (*/Dinda)
Baca Juga: Ganjar Pranowo Bahas Kestabilan Harga Bahan Pokok, Netizen: Di Palestina Bagaimana Pak?