Suara Denpasar – Untuk memudahkan calon pemudik dalam menukarkan uang, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Bali membuka layanan penukaran uang di Terminal Mengwi, Kabupaten Badung dan di Pelabuhan Padangbai, Kabupaten Karangasem.
Melansir dari Antara, Kepala KPwBI Provinsi Bali Trisno Nugroho mengatakan layanan penukaran uang di Terminal Pengwi pada 17 April 2023. Sementara, untuk Pelabuhan Padangbai pada 17-18 April 2023.
Menurut Trisno, BI terus memenuhi kebutuhan uang tunai dengan jumlah yang cukup dengan jenis pecahan sesuai dengan kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 H di tahun 2023.
Tak hanya di terminal dan pelabuhan, KPwBI Provinsi Bali juga membuka Layanan Kas Keliling Peduli Mudik di Parkir Timur Puputan Renon, Kota Denpasar, bersama 11 bank. Kegiatan ini pun berlangsung dari 14-18 April 2023.
Sebelumnya, KPwBI Provinsi Bali juga membuka kas keliling pada tanggal 3-13 April untuk melayani penukaran uang rupiah pecahan kecil sebagai kebutuhan Lebaran 2023 di delapan titik pasar tradisional di Kota Denpasar dan Kabupaten Badung.
Hingga 11 April 2023, KPwBI Provinsi Bali telah memenuhi kebutuhan penarikan perbankan sebanyak Rp1,30 triliun lebih. Kebanyakan didominasi uang pecahan besar sebesar Rp 1,11 triliun dan uang pecahan kecil sebesar Rp194 miliar.
Dalam Ramadan 2023 ini, pihaknya memproyeksikan kebutuhan uang tunai sebesar Rp2,98 triliun atau meningkat 5 persen, jika dibandingkan tahun 2022 yang tercatat sebesar Rp2,83 triliun.
"Kami meyakini bahwa pada periode Hari Raya Idul Fitri ini akan mendorong peningkatan aktivitas ekonomi yang tentunya berdampak pada meningkatnya kebutuhan uang tunai," ucap Trisno di Denpasar, Minggu (16/4/2023).
Selain itu, Trisno juga menambahkan jika limit penukaran uang rupiah pecahan kecil per orang dibatasi maksimal Rp3,8 juta jika ingin untuk paket lengkap masing-masing 100 lembar untuk pecahan dari Rp1.000, Rp2.000, Rp5.000, Rp10.000 dan Rp20.000. (*)
Baca Juga: Indra Sjafri Baru Bisa Susun Kerangka Tim Sea Games Pada 19 April