Suara Denpasar - Kisruh di kandang banteng moncong putih dalam lingkaran atau PDI Perjuangan Kabupaten Badung terus memanas.
Lucunya lagi, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung, I Putu Parwata mengaku belum mendapat data yang valid soal nama-nama caleg incumbent atau dari DPRD yang dicoret atau pindah dari kabupaten ke provinsi.
Hal itu diungkap oleh Parwata kepada awak media seperti dikutip dari kanal YouTube @Manas C27. "Jujur saja, saya belum mendapatkan data yang valid," katanya dikutip, Kamis 4 Mei 2023.
Padahal, pendaftaran bacaleg Pemilu 2024 akan berakhir dalam hitungan hari atau 14 Mei mendatang.
Di mana kabarnya tiga banteng Badung yang merupakan loyalis Giri Prasta for Bali satu dicoret dari pendaftaran.
Yakni Gus Bota dan sang istri yang juga anggota DPRD Badung yakni Putu Yunita Oktarini, juga tidak masuk daftar. Pun dengan dewan Badung lainnya seperti I Wayan Regep yang juga loyalis Giri Prasta hilang dari daftar pencalonan legislatif Badung.
Untuk data yang tidak valid itu jelas Parwata karena semua calon hanya mendapat informasi dari sekretariat DPP PDI Perjuangan Bali secara langsung.
"Kami Badung di cabang belum mendapat data rinci dan rijut," ungkapnya. Jadi, oleh sebab itu pihaknya belum bisa berkomentar terlalu jauh.
Sebab, pihaknya masih menunggu surat resmi dari DPP PDI Perjuangan ke DPD Bali selanjutnya baru di DPC Badung.
Baca Juga: Mendadak Jadi Anak Basket, Inilah Potret Nabila Syakieb yang Selalu Terlihat Muda
Namun begitu, PDI Perjuangan Badung tentu berharap informasi itu bisa disampaikan lebih konstruktif.
Dan, pastinya dalam penggodokan calon, dari DPC PDI Perjuangan Badung sudah melakukan mekanisme sesuai dengan AD/ART Partai. ***