Suara Denpasar - Gubernur Bali, Wayan Koster menilai karakteristik manusia Bali mengalami penurunan atau terdegradasi.
Karakteristik manusia Bali yang dianggap menurut atau terdegradasi itu seperti kejujuran, ketekunan, ketulusan dan sejumlah karakter lainnya.
"Karakteristik manusia Bali yang dulu dikenal rajin, tekun, jujur, memiliki perencanaan yang baik, tulus ikhlas, teratur sopan, matang, loyal dan berdedikasi mengalami degradasi yang berimplikasi pada menurunnya identitas ke-Bali-an sebagai Nak Bali," ucapnyanya.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster dalam seminar bertajuk "Haluan Pembangunan Bali Masa Depan 100 Tahun Bali Era Baru 2025-2125" di Hotel The Trans Resort Seminyak, Kuta, Badung, Bali, Jumat (5/5/2023).
Saat membacakan sejumlah poin permasalahan dan tantangan yang akan dihadapi Bali, dia mengatakan demikian.
"Menurun, orang Bali itu dulu jujur sekarang berkurang, dulu loyal sekarang berkurang," ujar politikus PDIP itu.
Luas lahan pertanian dan sawah pun dianggap semakin berkurang dan ekosistem yang rusak. Hal tersebut berdampak langsung pada ketersediaan air bersih dan keanekaragaman hayati.
Selain itu, karakteristik Bali yang dinilai menurun yaitu kesucian alam Bali. Penurunan itu berefek pada ancaman menurunnya Taksu Bali.
"Kesucian alam Bali semakin menurun yang berimplikasi langsung pada menurunnya Taksu Bali," imbuhnya.
Untuk diketahui, kegiatan seminar yang diselenggarakan oleh Pemprov Bali te4sebut dibuka langsung oleh mantan Presiden Indonesia ke 5, Megawati Soekarnoputri. (*/Dinda)