Suara Denpasar – Baru-baru ini jagat maya dihebohkan dengan beredarnya foto lawas Gabriel Prince yang mencium bibir seorang laki-laki. Sosok pria tersebut tak lain ialah temannya sendiri yang akrab disapa Steven.
Jejak digital Gabriel Prince itu pun kian ramai diperbincangkan setelah dibagikan seorang pengguna akun Twitter @M_Rifky28 pada 6 Mei 2023 kemarin.
Dari unggahannya itu, terlihat Gabriel yang mengenakan pakaian berwarna hijau tengah mencium teman laki-lakinya.
Karena unggahan itulah, publik kemudian mulai menuding jika Gabriel Prince merupakan penyuka sesama jenis alias gay.
Seolah tak terima terus dicerca warganet, pria berlesung pipit itu pun langsung memberikan klarifikasi terkait kejadian sebenarnya dari foto yang beredar itu.
Melalui akun TikTok miliknya @pr4nce yang dibagikan pada Sabtu (6/5/2023), Gabriel pun membantah tudingan yang dilayangkan warganet kepadanya.
“Sebelum kalian berasumsi apa-apa, aku mau jelasin bahwa itu kita lagi main game di foto tersebut. Itu gamenya namanya passing paper game kalau gak salah. Itu gamenya sempet viral di tahun 2021,” tuturnya.
Dia pun menegaskan jika ia dan teman laki-lakinya itu tidak benar-benar berciuman, melainkan sebenarnya ada secarik kertas di antara bibir mereka.
“Itu ada kertas in between a lips. Aku yakin banyak dari kalian juga pernah nyoba, atau pernah lihat orang-orang yang main game itu. Karena itu emang lagi viral pada masanya,” kata Dia.
Baca Juga: Atta Halilintar Ungkap Sosok Seleb Favorit Nomor Satu: Aku Ngeliat Pendewasaan...
Terkait dengan tudingan orang-orang yang menyebut dirinya sebagai seorang gay, Gabriel pun membantah tuduhan tersebut.
“So yes, I am straight, but hopefully we can all start sharing some more positivity towards one another, because at the end of the day, we’re all human (Jadi ya, aku normal. Tapi semoga kita semua bisa mulai berbagi hal-hal positif, karena gimana pun kita semua adalah manusia),” tulis pria keturuanan Tionghoa itu dalam caption unggahannya.
Dibanding memperpanjang masalah tersebut, putra sulung Natalie Margareth itu justru meminta fansnya untuk melupakan hal tersebut dan tetap fokus kepada hal-hal positif, termasuk lebih bijak dalam bermain sosial media.
“Thank you untuk semua yang udah pada kirimin aku nice comment. Semoga kita lebih bertanggung jawab dengan kata-kata di media sosial,” pungkasnya mengingatkan. (*)