Suara Denpasar – Lama tak muncul, mantan kiper Timnas Indonesia Kurnia Meiga menggegerkan publik.
Mantan pemain Arema FC tersebut membeberkan keinginanya untuk menjual seluruh medali penghargaan yang diraihnya selama berkarir di dunia sepakbola.
Melalui unggahan di Instagram pribadinya @egahermansyah, Kurnia Meiga memposting sebuah video yang menunjukkan seluruh medali yang diraihnya.
“Dengan sangat berat hati, melepas semua prestasi. Yang berminat meminangnya Hub kontak di bio. Terimakasih banyak,” tulisnya pada kolom caption pada 21 Maret 2023.
Dalam unggahan lawasnya, Kiper legenda Arema FC tersebut juga pernah melelang jersey original miliknya untuk korban bencana alam di NTT pada 17 Mei 2021 dilam.
Kabar Kurnia Meiga menjual seluruh medali penghargaan yang diraihnya tentu mengundang perhatian dan simpati dari warganet.
Tak sedikit yang merasa miris dan prihatin denga napa yang dialami sang pemain. PSSI dan Arema FC pun turut disebut-sebut karena tidak memperhatikan pemain yang telah mengharumkan nama Indonesia.
"Pemerintah sama PSSI kemana nih?ya Alloh miris rasanya, sampe jual semua penghargaan,, sukses terus legenda," komentar akun @renoprayogaa_
"Apakabar klub yg dulu membanggakanmu sam," komentar akun @sofyan_dfortune
"Pssi kenapa tidak membantu atlet yg mengharumkan garuda dan merah putih di kancah internasional," komentar akun @erwdny_
Sementara itu, dilansir dari suara.com Kurnia Meiga disebut-sebut menghilang secara misterius. Hal ini lantaran tak banyak yang tau bagaiamana kiper terbaik Timnas Indonesia tersebut mengakhiri karirnya.
Kurnia Meiga merupakan salah satu kiper terbaik yang pernah dimiliki Timnas Indonesia, dengan postur tubuh yang menjulang dan refleknya yang apik.
Kiprah itu harus berakhir lebih cepat. Adik dari mendiang Achmad Kurniawan ini mendadak hilang setelah melakoni laga Liga 1 antara Barito Putera vs Arema FC, 23 Agustus 2017 silam.
Usut punya usut, Kurnia Meiga memilih melepaskan kariernya sebagai pemain akibat mengalami gangguan fungsi penglihatan yang membuatnya tak bisa lagi bermain bola. (*/Ana AP)