Suara Denpasar - Sebelumnya warganet dihebohkan dengan beredarnya sebuah video viral mengenai suatu insiden pada cabang olahraga Pencak Silat di SEA Games 2023 Kamboja. Video tersebut menunjukan aksi keributan antara pihak Vietnam terhadap pihak Indonesia yang salah satunya diunggah oleh akun twitter @Heraloebss pada 12 Mei 2023. Banyak warganet menyoroti aksi pelatih dari Vietnam yang terkesan menantang kepada pelatih Indonesia.
Terlihat pada video bahwa aksi keributan tersebut nyaris membuat pihak Indonesia kena hantaman. Namun, beberapa orang panitia terlihat melerai hingga keributan bisa diredakan. Menariknya, di tengah keributan tersebut terlihat manajer tim Pencak Silat Indonesia yang juga merupakan perwira Kopassus ikut turun tangan meredam keributan.
Hal tersebut diungkap oleh Denny Aprisani dalam salah satu konten di kanal Youtube pribadinya.
“Yang maju pake jaket Indonesia ini adalah manajer tim Indonesia. Beliau seorang perwira Kopassus Letkol Wahyo Yuniartoto,” ujar Denny, mantan pesilat nasional di kanal Youtube pribadinya, Denny Wewey dikutip Suara Denpasar pada Minggu, 14 Mei 2023.
Kejadian tersebut diketahui bermula ketika pihak Indonesia menyampaikan protes usai tercium kecurangan yang dilakukan oleh panitia penyelenggara yang mendiskualifikasi atlet Indonesia beberapa saat sebelum laga berakhir.
Meski begitu, akhirnya atlet Indonesia mesti rela mendapat emas bersamaan dengan atlet Vietnam. Melansir laman Stekom, berikut profil Wahyo Yuniartoto:
Sebetulnya Wahyo Yuniartoto sudah naik pangkat. Bukan Letkol lagi. Yang benar, saat ini adalah Kolonel (Inf) Wahyo Yuniartoto.
Kolonel Yuniartoto merupakan sosok pria kelahiran 18 Juni 1979. Dia merupakan seorang perwira TNI-AD lulusan dari Akmil tahun 2001. Saat ini ia mempunyai jabatan di militer sebagai Staf Umum Danjen Kopassus Bidang Perencanaan, Operasi, dan Latihan.
Da memiliki karir militer yang cukup mentereng. Di antaranya pernah menjadi Komandan Kodim 0307 Cilacap, Kepala tim pelatih Rindam Komando Daerah Militer XVIII Kasuari, hingga menjadi Asisten Operasi (Asop) Kopassus. Di luar militer, ia kini menjabat sebagai manajer timnas Pencak Silat Indonesia dari tahun 2022 hingga kini.
Baca Juga: Resmi Gabung Persib Bandung, I Putu Gede Sebut Luis Milla Alasan Kuat Terima Pinangan Pangeran Biru
Wahyo juga pernah tergabung bersama satuan tugas Papua pada tahun 2004 dan satuan tugas Aceh di tahun 2025.
Selain itu, ia juga sudah menorehkan beberapa penghargaan di antaranya adalah siswa terbaik pendidikan perwira jasmani TNI-AD pada 2010, Satya Lencana Ksatria Yudha, Satya Lencana Kebaktian Sosial, Dansatgas TMMD terbaik tingkat nasional pada 2018, hingga penghargaan keberhasilan membawa kontingen Pencak Silat Indonesia di kejuaraan Pencak Silat Dunia tahun 2022. (Rizal/*)