“Dua striker, satu gelandang dan 2 bek,” jawab Mamat Alkatiri, dalam video yang rilis, Senin (7/3/2023).
Dengan demikian, kata bambang, kemungkinan pemain muda menjadi striker itu makin sulit. Terlebih kecil kemungkinan pemain asing lebih banyak di cadangan.
“Itu membuat posisi striker itu tidak pernah dicita-citakan oleh pemain Indonesia,” katanya.
Kemudian seiring perkembangan, formasi pun berubah menjadi 4-3-3 dengan 1 striker dan 2 pemain sayap.
“Dari sana kemudian pemain lebih suka main di sayap,” tegas pemain yang awalnya berposisi sebagai gelandang serang itu.
Bagi dia pembuahan formasi bukan hal masalah, yang menurutnya salah adalah kebijakan menggunakan lima pemain asing.
Kebijakan dengan lima pemain asing itu sebuah kesalahan," tegas BP. (*)